Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Kinerja PT BPR Gebu Harapan, Bukukan Aset Rp 10,25 Miliar, Salurkan Kredit Rp 8,18 Miliar

Two Efly • Rabu, 29 April 2026 | 07:03 WIB
Direktur PT BPR Gebu Harapan, Lazuardy.
Direktur PT BPR Gebu Harapan, Lazuardy.

Laporan : Two Efly

PADEK.JAWAPOS.COM - Kerja sama tim dan manajemen PT BPR Gebu Harapan masih mampu mencatatkan pertumbuhan usaha pada tahun 2025. Total aset tercatat Rp 10,25 miliar, total realisasi kredit sebesar Rp 8,18 miliar, serta dana pihak ketiga mencapai Rp 3,42 miliar.

MENUTUP tahun 2025, berdasarkan hasil audit manajemen PT BPR Gebu Harapan berhasil meningkatkan kinerja usahanya. Sejumlah indikator usaha terpantau bertumbuh, mulai dari aset, realisasi kredit, dana pihak ketiga, hingga capaian laba.

“Alhamdulillah , pada akhir tahun 2025 total aset tercatat Rp 10,25 miliar, realisasi kredit Rp 8,18 miliar, dan dana pihak ketiga sebesar Rp 3,42 miliar. Sementara itu, kualitas aktiva produktif juga terpantau membaik. Mudah-mudahan pada tahun 2026 kita bisa mencapai pertumbuhan yang lebih baik lagi,” ujar Direktur PT BPR Gebu Harapan, Lazuardy, kepada Padang Ekspres.

Menurut Lazuardy, membaiknya kinerja aset seiring dengan meningkatnya fungsi intermediasi di PT BPR Gebu Harapan, baik dalam menghimpun maupun menyalurkan kredit. Hal ini sesuai dengan rencana bisnis bank yang telah ditetapkan.

Aset dan Dana

Dikutip dari laporan keuangan publikasi tahun 2025, total aset PT BPR Gebu Harapan tercatat sebesar Rp 10,25 miliar atau tumbuh 7,10 persen secara year on year.

Pertumbuhan aset tersebut ditopang oleh membaiknya kinerja kredit dan dana pihak ketiga. Total dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun selama tahun 2025 tercatat Rp 3,42 miliar dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari dua produk penghimpunan dana, keduanya sama-sama mengalami pertumbuhan. Total dana tabungan tercatat sebesar Rp 2,38 miliar, sedangkan dana deposito mencapai Rp 1,04 miliar atau tumbuh 18,45 persen secara year on year.

Kredit dan Pendapatan

Berbeda dengan dana pihak ketiga, realisasi kredit justru tumbuh lebih tinggi. Total kredit yang berhasil disalurkan tercatat Rp 7,61 miliar atau meningkat 16,36 persen secara year on year. 

 

Pertumbuhan kredit tersebut berdampak positif terhadap pendapatan. Pendapatan bunga yang dibukukan mencapai Rp 1,49 miliar, sementara pendapatan lainnya sebesar Rp 62 juta.

“Total pendapatan operasional yang berhasil kita bukukan mencapai Rp 1,55 miliar atau tumbuh dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Lazuardy.

NPL, BOPO, dan Laba

Sejalan dengan kinerja usaha, kualitas aktiva produktif PT BPR Gebu Harapan pada tahun 2025 juga mengalami perbaikan. Hal ini terlihat dari meningkatnya kualitas kredit dan menurunnya rasio NPL Netto ke angka 2,61 persen.

Sementara itu, rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) tercatat sebesar 94,35 persen. “capaian BOPO ini pada tahun 2026 harus kita tekan lagi agar dapat meningkatkan laba,” tegas Lazuardy.

Berdasarkan data Padang Ekspres , PT BPR Gebu Harapan merupakan salah satu BPR yang beroperasi di Kabupaten Agam, tepatnya di kecamatan Lubukbasung. Dari sisi kepemilikan, sebagian besar saham BPR ini dimiliki oleh perorangan, baik yang berada di ranah minang maupun di perantauan.

“Terima kasih atas dukungan dan kerja keras seluruh Tim Gebu Harapan. Semoga pada tahun 2026 BPR Gebu Harapan dapat tumbuh lebih baik lagi,” tutup Lazuardy. (*)

Editor : Adriyanto Syafril
#bpr #Bank Perekonomian Rakyat