PADEK.JAWAPOS.COM - Aksi sosial yang dilakukan PLN UP3 Solok bersama Srikandi PLN dalam rangka peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi kepala daerah di Sumatera Barat agar lebih serius memperhatikan perempuan rentan yang selama ini kerap luput dari kebijakan publik.
Bertempat di Kelurahan Tanahgaram, Kota Solok, Jumat (24/4), PLN menyasar tiga perempuan tangguh: dua guru mengaji dan seorang janda mualaf. Mereka hidup dalam keterbatasan, namun tetap berperan aktif di tengah masyarakat.
Melalui bantuan sembako dan voucher listrik, PLN tidak hanya memberi dukungan material, tetapi juga menunjukkan kehadiran nyata negara melalui BUMN di tengah masyarakat kecil.
Manajer PLN UP3 Solok, Hariani, menegaskan bahwa sosok perempuan tangguh sering hadir dalam bentuk sederhana, namun memiliki dampak besar bagi lingkungan.
“Perempuan tangguh adalah mereka yang tetap berdiri dan memberi manfaat meski dalam keterbatasan. Apa yang kami lakukan hari ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap bisa menjadi penyemangat,” ujarnya.
Suasana haru mewarnai penyerahan bantuan. Senyum para penerima menjadi bukti bahwa perhatian kecil dapat menghadirkan harapan baru.
Secara terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menekankan pentingnya peran perempuan sebagai pilar keluarga dan sosial.
“Perempuan memiliki peran strategis. Dukungan seperti ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan mereka dalam menjalani kehidupan,” katanya.
Di balik kegiatan ini, tersirat pesan yang lebih luas: perlunya keberpihakan kebijakan dari pemerintah daerah di Sumatera Barat terhadap perempuan dalam kondisi rentan—mulai dari janda, pendidik informal, hingga kelompok marginal lainnya.
Langkah PLN dinilai menjadi contoh konkret bagaimana intervensi sederhana dapat langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi sinyal bagi kepala daerah agar tidak hanya mengandalkan program formal, tetapi juga turun langsung memastikan kelompok rentan mendapatkan perhatian.
Kegiatan ini menegaskan bahwa peran PLN tidak terbatas pada penyediaan energi. Kehadirannya juga membawa nilai sosial, memperkuat solidaritas, serta mendorong kepedulian terhadap sesama. (rel)
Editor : Adriyanto Syafril