Transaksi Digitalisasi Keuangan Pasaman Meningkat, Raih Predikat “Most Improved” Indeks ETPD

Willian. • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 08:40 WIB
Kepala Bidang Pendapatan Setda Kabupaten Pasaman, Jasmardi, menerima Sertifikat Apresiasi “ Most Improved “ Indeks ETPD Semester I 2026 dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Barat di Hotel Santika Premiere Padang, Minggu (20/7).
Kepala Bidang Pendapatan Setda Kabupaten Pasaman, Jasmardi, menerima Sertifikat Apresiasi “ Most Improved “ Indeks ETPD Semester I 2026 dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Barat di Hotel Santika Premiere Padang, Minggu (20/7).

PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) mencatat lompatan signifikan dalam percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah. Daerah itu berhasil meraih predikat “ Most Improve d” pada Evaluasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Semester I 2026 setelah mencatat peningkatan skor Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tertinggi dibandingkan semester sebelumnya.

Penghargaan tersebut diserahkan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sumatera Barat dalam kegiatan Refreshment TP2DD, Evaluasi Roadmap, dan Pendampingan Pengisian Indeks ETPD Semester I Tahun 2026 di Hotel Santika Premiere Padang, Minggu (20/7).

Apresiasi “ Most Improved” menjadi pengakuan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pasaman meningkatkan implementasi elektronifikasi transaksi di lingkungan pemerintah daerah. Capaian itu sekaligus menunjukkan percepatan transformasi sistem transaksi keuangan menuju tata kelola yang lebih modern.

Bupati Pasaman Welly Suhery diwakili Kepala Bidang Pendapatan Setda Kabupaten Pasaman, Jasmardi, menerima langsung sertifikat apresiasi tersebut. Turut mendampingi Ibnu Prama Yunas, selaku Person in Charge (PIC) atau Admin yang mengelola TP2DD Kabupaten Pasaman.

Usai penyerahan penghargaan Ibnu Prama Yunas mengatakan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk terus memperluas implementasi transaksi non-tunai di seluruh perangkat daerah.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah sehingga pelayanan publik semakin efektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya kepada media ini.

Kegiatan yang difasilitasi BI Sumbar itu juga menjadi forum evaluasi terhadap capaian roadmap TP2DD seluruh pemerintah daerah di Sumatera Barat. Selain mengevaluasi progres yang telah dicapai, peserta mendapatkan pendampingan dalam pengisian Indeks ETPD Semester I Tahun 2026 sebagai instrumen pengukuran tingkat digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Predikat “ Most Improved “ yang diraih Pasaman membuktikan adanya peningkatan nyata dalam penerapan sistem transaksi elektronik. Kenaikan skor Indeks ETPD menjadi indikator bahwa upaya percepatan digitalisasi keuangan daerah berjalan sesuai target dan terus menunjukkan perkembangan positif.

Transformasi tersebut diharapkan semakin memperkuat tata kelola keuangan daerah melalui sistem transaksi yang lebih cepat, efisien, transparan, serta mampu meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah. (wni)

Editor : Adriyanto Syafril
transaksi digital pemkab pasaman