Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Potang Balimau Tradisi Jelang Ramadhan Masyarakat Pangkalan, Tumpah Ruah di Aliran Sungai Batang Maek

Novitri Selvia • Rabu, 13 Maret 2024 | 13:47 WIB

 

MASIH EKSIS: Tradisi Potang Balimau, Kecamatan Pangkalan Koto Baru dihadiri Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan masyarakat, Minggu (10/3).(Pendim 0306/50 Kota untuk Padek)
MASIH EKSIS: Tradisi Potang Balimau, Kecamatan Pangkalan Koto Baru dihadiri Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan masyarakat, Minggu (10/3).(Pendim 0306/50 Kota untuk Padek)
Berkumpul di aliran Sungai Batang Maek, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, jadi tempat warga di kampung halaman dan masyarakat dari perantauan, bersilaturahmi jelang memasuki bulan suci Ramadhan dalam tradisi "Potang Balimau" 

 

MESKI cuaca mendung dan sesekali diguyur hujan, ribuan warga Pangkalan tampak bersuka cita memadati pinggiran sungai Batang Maek, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota sepanjang Minggu (10/3). 

Kehadiran warga itu, ikut menyemarakkan alek anak nagari Potang Balimau dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Tidak hanya warga Pangkalan, para perantau dan masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Barat dan provinsi tetangga ikut mandi bersama dan saling bersilaturahmi satu sama lain. 

Keceriaan dan kemeriahan acara jelas terlihat di wajah warga, terlebih, tahun ini perayaan Potang Balimau dibuka oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo. Turut hadir dalam pembukaan Potang Balimau, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, Ketua TP PKK Nevi Safaruddin, unsur Forkopimda dan Sejumlah Kepala OPD Limapuluh Kota. 

Kegiatan Potang Balimau menjadi tradisi yang selalu dinantikan oleh masyarakat Pangkalan Koto Baru baik dari kampung maupun perantauan. Sejumlah rangkaian acara turut menyemarakkan Potang Balimau, diantaranya arak-arakan kapal hias berbagai macam bentuk, berbagai perlombaan, turnamen dan penyambutan PKP Pulang Basamo dan serangkaian pertunjukan disuguhkan. 

Dikatakan bupati, kegiatan Potang Balimau merupakan ajang silaturahmi dan mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H.

“Terselenggaranya Potang Balimau diharapkan dapat mempertahankan tradisi turun temurun Nagari Pangkalan dan akan meningkatkan semangat kebersamaan disamping memotivasi generasi muda melalui adat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan atraksi wisata baik itu Mimbau Tigo Alua, Selaju sampan, Pidato Adat, dan Lomba Qasidah,” ujar Bupati Safaruddin. 

Bupati mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesarnya atas terselenggaranya iven Potang Balimau tahun 2023 dan dapat jadi prioritas pariwisata nasional ke depan.  

Wakili Dandim, Plt Danramil 02 Pangkalan Bersama Forkopinda kabupaten 50 Kota Hadiri Kegiatan Potang Balimau Kodim 0306/50 Kota ikut semarakkan Potang Balimau, terlihat hadir mewakili Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adri Asmara Yudha, Plt Danramil 02 Pangkalan Peltu Sukryanto bergabung bersama Forkopinda Kabupaten Limapuluh Kota ikuti kegiatan Potang Balimau.  

Plt Danramil 02 Pangkalan dalam keterangannya mengatakan, Kegiatan Potang Balimau merupakan budaya masyarakat Pangkalan Koto Baru yang terus dilestarikan.  

Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf Adri Asmara Yudha yang disampaikan Danramil 02 Pangkalan mengucapkan maaf apabila ada khilaf dan salah,. "Semoga ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT," ucap Plt Danramil 02 Pangkalan. (Arfidel Ilham–Limapuluh Kota)

 

Editor : Novitri Selvia
#tradisi jelang ramadhan #Potang Balimau #sungai Batang Maek #Nagari Pangkalan