PADEK.JAWAPOS.COM-Kawasan Batang Agam, Kota Payakumbuh, merupakan salah satu hasil penataan kawasan monumental di Kota Randang, atau yang dikenal juga dengan Kota Galamai, yang membentang sepanjang aliran Batang Agam.
Menelan biaya ratusan miliar rupiah, proyek yang digagas sejak zaman Wali Kota Josrizal Zain dan dibangun di zaman Wali Kota Riza Falepi ini diharapkan terus tumbuh dan berkontribusi untuk masyarakat.
SEPANJANG aliran Batang Agam Payakumbuh, mulai dari Ibuah, Tanjung Pauah, Tanjuang Gadang Sungai Pinang, Balai Nan Duo, sampai sebagian Pakan Sinayan, memang ditata Pemko Payakumbuh sebagai tempat rekreasi dan tempat wisata.
Pembangunan ini diwujudkan lewat program penataan sungai dan pengendalian banjir yang sudah menelan dana ratusan miliar rupiah. Tentu saja, pembangunan ini harus mampu berkontribusi besar untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.
Selain tujuan utamanya sebagai pengendali banjir, kawasan tepian sungai yang ditata dengan kelengkapan sarana penunjang rekreasi itu diharapkan terus memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat.
Tidak pernah sepi dari kunjungan warga, saat hari libur maupun setiap pagi di hari-hari biasa, masyarakat memanfaatkannya untuk olahraga, jalan santai, lari pagi, hingga bersepeda mengitari masing-masing segmen jalan inspeksi yang telah berhasil dibangun.
Sarana bermain, lapangan sepatu roda, gazebo minimalis, hingga jembatan dan lapangan terbuka menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat. Seiring dengan menggeliatnya kawasan, pelaku UMKM juga telah kebagian berkahnya.
Seiring dengan mudah bisa menggelar dagangan, terutama aneka camilan, sehingga mampu menghadirkan suasana dengan beragam kuliner yang bisa dinikmati.
Bahkan baru-baru ini, Pj. Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, secara resmi membuka kejuaraan sepatu roda tingkat regional Sumatera, Payakumbuh Inline Skate Open (PION) 2024, yang digelar di Batang Agam Sport Center, Jumat (4/10).
Iven olahraga yang diramaikan 23 klub dengan total 258 atlet yang bertanding di berbagai kategori perlombaan tersebut menggambarkan bahwa Batang Agam terus menjadi salah satu kawasan pilihan untuk menggelar iven olahraga.
Pada kejuaraan Inline Skate, dari kelas standar hingga speed dan beregu dengan jarak tempuh mulai dari 200 meter hingga 10.000 meter, Pj Wali Kota Suprayitno memberikan apresiasi atas kerja keras panitia yang telah berhasil menyelenggarakan kejuaraan ini.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga kejuaraan ini berjalan lancar dari awal hingga akhir,” ujarnya.
Kepada para atlet yang didampingi ofisial dan orang tua, Pj Wali Kota Payakumbuh mengucapkan selamat datang di Kota Randang. Ini komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mendukung perkembangan olahraga.
“Kami telah menyediakan arena sepatu roda di Kawasan Batang Agam Sport Center yang dikelilingi lingkungan asri dengan sungai dan taman kota. Ini menjadi bagian dari Sport Tourism yang nyaman di Payakumbuh,” ujarnya.
Selain itu, Suprayitno juga mengajak para peserta dan pendamping untuk menikmati kuliner khas Payakumbuh serta mengunjungi destinasi wisata yang ada di kota tersebut.
“Kami harap para tamu, baik atlet, ofisial, maupun orang tua, bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati keindahan wisata dan kekayaan kuliner Payakumbuh,” ujarnya.
“Dengan event seperti ini, kita harapkan juga dapat mendukung dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal,” tukasnya.
Sementara itu, Jevri Indra, Ketua Payakumbuh Skate Club, menjelaskan bahwa kejuaraan ini mempertandingkan beberapa kategori, di antaranya lomba standar dengan jarak 300 hingga 1.000 meter, lomba speed dengan jarak 500 hingga 10.000 meter, serta beregu dengan jarak 1.800 hingga 3.000 meter.
Selain itu, lomba individu juga dilombakan dengan jarak 200 meter.
“Total hadiah yang disediakan dalam ajang ini mencapai Rp30 juta, termasuk medali, trofi untuk Most Valuable Player (MVP), serta trofi juara umum dan uang pembinaan,” pungkas Jevri. (ARFIDEL ILHAM—Payakumbuh)