PADEK.JAWAPOS.COM-Baru-baru ini Kaysha Aziza Humaira mendapat Juara I dalam kategori hafalan 2 juz Al Quran Hafiz Cilik Padang TV tingkat SD se-Sumatera Barat.
Tepatnya pada 29 Januari 2025. Pencapaiannya ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga keluarganya dan masyarakat sekitar yang turut menyaksikan perjuangannya.
NAMUN, di balik prestasi yang menakjubkan ini, ada perjalanan panjang yang penuh dengan tantangan. Kaysha, meski masih muda, sudah menunjukkan ketekunan yang luar biasa dalam menghafal Al Quran.
Perjalanan menghafalnya dimulai sejak usia dini, dan sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-harinya. Ia menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari, merenung di depan Al Quran, menuntaskan setiap ayat yang ia hafal dengan tekun.
Meskipun ada banyak hal lain yang memerlukan perhatian dan energi. Keberhasilan yang Kaysha raih bukanlah suatu kebetulan. Di balik setiap ayat yang ia hafal, ada perjuangan tanpa kenal lelah yang ia jalani.
Setiap malam, Kaysha bangun sebelum fajar menyingsing, melaksanakan Shalat Tahajud di sepertiga malam. Dengan hati yang khusyuk, ia berdoa kepada Allah, memohon kemudahan untuk menghafal ayat-ayat-Nya.
Doa dan usaha yang tulus ini menjadi kunci dari kesuksesan yang ia capai, sebuah bukti nyata bahwa semangat dan doa adalah dua kekuatan yang tidak bisa dipisahkan dalam perjalanan hidupnya.
Selain doa, disiplin juga memainkan peranan penting dalam perjalanan Kaysha. Ia tidak hanya menghafal Al Quran pada saat-saat tertentu, tetapi menjadikannya sebagai teman setiap waktu.
Al Quran selalu setia menemani langkah Kaysha, bahkan dalam setiap aktivitas sehari-harinya. Sejak kecil, ia telah terbiasa menghafal dengan penuh kesungguhan. Orang tuanya, Hendra dan Nurhasni, dengan bangga menceritakan kebiasaan Kaysha yang sudah dimulai sejak usia belia.
“Sejak kecil, Kaysha sudah terbiasa menghafal Al Quran. Bahkan, dalam setiap aktivitas sehari-harinya, Al Quran selalu setia menemani, tidak pernah lepas dari tangannya,” ujar nurhasni, Ibunya dengan penuh rasa Syukur, kemarin.
Bagi Kaysha, menghafal Al Quran bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bagian dari perjalanan spiritual yang mendalam. Setiap ayat yang ia hafalkan adalah wujud dari cintanya kepada Tuhan, sebagai bentuk pengabdian dan penghayatan yang tulus.
Ia memahami bahwa menghafal Al Quran adalah sebuah amanah yang harus dijaga dengan penuh keikhlasan. Begitu mendalamnya kecintaan Kaysha terhadap kitab-Nya, sehingga setiap malam, meski tubuhnya lelah, ia selalu meluangkan waktu untuk membaca dan menghafal lebih banyak ayat.
Prestasi yang diraih Kaysha dalam ajang Hafiz Cilik Padang TV ini menjadi bukti betapa kerasnya perjuangan yang telah ia lalui. Setiap ayat yang ia hafal adalah buah dari ketekunan yang tak kenal lelah.
Ia memulai hari-harinya dengan semangat, memfokuskan diri untuk menghafal sebanyak mungkin ayat, meskipun tak jarang ada rasa letih yang menghinggapinya.
Ia berhasil memperoleh Juara 1 dalam ajang lomba tahfiz Kategori 2 Juz di Masjid Baiturahmah Kota Padang. Namun, bagi Kaysha, setiap langkah yang ia ambil dalam kompetisi ini lebih dari sekadar meraih prestasi.
Ia melihatnya sebagai kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan membuktikan bahwa dengan usaha dan doa, segalanya mungkin tercapai. Di dalam setiap hafalan yang dilantunkannya, ada harapan yang besar untuk meraih ridha-Nya.
Selain hafalan, karakter Kaysha juga menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh guru-gurunya. Di sekolah, Kaysha dikenal tidak hanya sebagai siswa yang cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia. Ia sangat sopan santun, menghormati gurunya, dan selalu menunjukkan sikap yang baik kepada teman-temannya.
Kepala SDIT Ma’arif, Syafrialdi, S.Pd.I, M.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Kaysha.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Kaysha. Tidak hanya cerdas, tetapi ia juga memiliki akhlak yang baik dan santun. Semoga ia dapat terus melanjutkan prestasinya dan mengharumkan nama baik Kota Padang Panjang di tingkat Sumatera Barat,” ujarnya dengan penuh rasa haru.
Kesuksesan yang diraih Kaysha tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda yang ingin mengejar impian. Perjuangannya mengajarkan bahwa setiap langkah yang dilakukan dengan tekad dan kesungguhan pasti akan membuahkan hasil.
Kaysha membuktikan bahwa meskipun usia masih muda, dengan niat yang tulus dan usaha yang maksimal, seseorang bisa meraih prestasi luar biasa. Kaysha Aziza Humaira, lebih dari sekadar seorang hafiz cilik adalah sosok yang menginspirasi.
Setiap langkah yang ia ambil merupakan contoh nyata bahwa perjalanan menuju kesuksesan bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi dengan usaha, doa, dan ketekunan, semuanya akan terwujud.
Ia bukan hanya menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menorehkan kisah hidup yang kelak akan dikenang oleh banyak orang. (SHYNTIA APRIZANI—Padangpanjang)
Editor : Novitri Selvia