PADEK.JAWAPOS.COM – Keinginan Reski Yanda Putri untuk melanjutkan pendidikan ke luar Pulau Sumatera membawanya pada kesempatan yang mengubah perjalanan hidupnya. Melalui Program BIDIKSIBA (Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam), ia mendapat kesempatan menempuh pendidikan tinggi di Pulau Jawa.
Putri, yang lahir pada 20 Oktober 2020, pertama kali mengetahui informasi mengenai program beasiswa pendidikan dari PT Bukit Asam (PTBA) melalui salah seorang pegawai di desa tempat tinggalnya, Sawahlunto, Sumatera Barat.
Berbekal informasi tersebut, Putri kemudian mendatangi kantor Bukit Asam dan mendapatkan formulir pendaftaran Program BIDIKSIBA.
Perjuangan tersebut berbuah hasil. Putri diterima di Politeknik Negeri Malang (POLINEMA), Program Studi Administrasi Bisnis.
Baca Juga: HUT ke-81 RI, PTBA Tegaskan Komitmen Sediakan Energi, Berdayakan Masyarakat dan Jaga Lingkungan
Bagi Putri, kesempatan berkuliah di Malang bukan sekadar berpindah kota. Selama tiga tahun di Malang, ia mendapatkan berbagai pengalaman baru dengan lingkungan, budaya, bahasa, dan pola pikir yang berbeda.
Ia juga aktif mengikuti komunitas serta berbagai kegiatan kampus yang membantunya mengembangkan kemampuan dan memperluas jejaring.
“Karena saya ini sebenarnya pribadi yang cukup jarang untuk keluar kota sebelumnya, jadi beneran berasa melihat dunia yang baru ketika menempuh pendidikan di Kota Malang,” kenangnya.
Pengalaman selama menempuh pendidikan tersebut turut membentuk kepercayaan dirinya dan memperkaya keterampilan yang kemudian dibawanya hingga memasuki dunia kerja.
Menurut Putri, BIDIKSIBA menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan hidupnya.
“Itu luar biasa bisa mengubah hidup saya 180 derajat. Dari pekerjaan, mindset, kemudian soft skill yang saya punya, banyak hal yang berubah dalam hidup saya,” ujarnya.
Perjalanan Putri menjadi salah satu gambaran dampak BIDIKSIBA dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional PTBA.
Di Sawahlunto, program tersebut terus mendapat antusiasme masyarakat, terutama dari keluarga prasejahtera yang ingin memberikan kesempatan pendidikan tinggi bagi anak-anak mereka.
Bagi Putri, kesempatan memperoleh beasiswa tersebut harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.
Ia juga mengajak generasi muda untuk berani menjalani setiap proses, termasuk ketika menghadapi kegagalan.
Baca Juga: PTBA Buka Akses Pendidikan Tinggi Vokasi, 33 Siswa Raih Beasiswa BIDIKSIBA 2026
“Jangan takut gagal dalam proses apa pun. Kalau gagal, tidak apa-apa, karena saya tahu di depannya akan ada kemenangan yang akhirnya akan saya syukuri,” pesannya.
Sementara itu, Yayuk, salah satu pengelola BIDIKSIBA di Sawahlunto, berharap kuota penerima manfaat dapat terus bertambah.
Dengan demikian, semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan dan membangun masa depan.(*)
Editor : Heri Sugiarto