Istilah itu disebut FOBO (Fear of Better Options). Istilah ini akan memengaruhi pola pikir dan perilaku seseorang menjadi semakin buruk.
Lebih bahaya dari FOMO, ternyata FOBO dianggap sebagai alasan sebagian dari manusia sering mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan, tidak terkecuali pilihan-pilihan yang sederhana.
Apa Itu FOBO?
Adanya kebebasan memilih berbagai hal yang kamu inginkan di dunia moderen ini, memang merupakan suatu hak istimewa atau privilege.
Namun, banyaknya pilihan dapat membuatmu kesulitan dalam menentukan yang terbaik atau tidak memilih untuk mengambil keputusan sama sekali.
Fenomena itulah yang disebut dengan FOBO. Dengan kata lain, ketika kamu dihadapkan dengan banyak pilihan, rasa takut kehilangan pilihan terbaik akan membawamu pada keadaan yang penuh ragu.
Mengutip laman Learning Mind, Minggu (10/11/24), istilah FOBO diciptakan oleh Patrick McGinnis yang juga mencetuskan istilah FOMO.
Menurut McGinnis, FOBO adalah mekanisme penanggulangan yang biasa manusia lakukan untuk mengatasi rasa takut dalam membuat keputusan yang salah bila sesuatu yang lebih baik terjadi.
Dampak FOBO bagi kehidupan seseorang tidak hanya menimbulkan ketidakpuasan diri, tetapi juga menyebabkan lingkungan sekitar, seperti keluarga, teman, dan rekan kerja ikut merasakannya.
Penelitian perihal kekuatan pilihan bukanlah hal yang baru. Iyengar dan Lepper pada tahun 2000 melakukan penelitian yang menyebutkan bahwa individu yang memiliki sedikit pilihan akan memeroleh kepuasan diri yang lebih besar atas keputusan yang mereka ambil.
Apa Saja Tanda Seseorang yang Mengalami FOBO?
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Power of Positivity, pada Minggu (10/11/24), terdapat beberapa tanda dari seseorang yang mengidap FOBO, seperti:
- Sulit Keluar dari Zona Nyaman
Tidak sedikit manusia yang lebih senang mempertahankan kebiasaannya, daripada harus mencoba hal-hal baru. Hal ini karena adanya kekhawatiran bila keluar dari zona nyaman, hanya akan menimbulkan masalah dan ketidaknyamanan.
Meskipun zona nyaman menjadikan semuanya tetap stabil, tetapi zona nyaman juga dapat menghambat pertumbuhan dari produktivitasmu.
Untuk menaklukan FOBO, kamu dapat mengambil langkah kecil dan menetapkan tujuan kecil di luar zona nyamanmu.
- Selalu Merasa Punya Kendali
Kamu pasti pernah memiliki obsesi untuk memegang semua kendali hidupmu. Kenyataannya, akan ada hal yang bisa salah dalam hidupmu, yang tidak mampu kamu kendalikan.
Kamu tidak akan bisa memahami keterampilan hidup yang krusial, seperti fleksibilitas, bila kamu terlalu terikat pada kendali.
- Takut Gagal
Terkadang, segelintir orang telah menetapkan pandangan bahwa kegagalan merupakan hal yang memalukan. Bagi pengidap FOBO, mereka akan terlalu sibuk untuk memastikan agar kegagalan tidak terjadi pada mereka.
Faktanya, kisah sukses yang paling inspiratif selalu berasal dari mereka yang pernah gagal berkali-kali. (*)
Editor : Adetio Purtama