Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ini Alasan Mengapa Pengendalian Emosi Itu Penting Bagi Hidupmu!

Wanda Andita Putri • Senin, 11 November 2024 | 14:05 WIB

Ilustrasi seseorang yang sulit mengendalikan emosi.
Ilustrasi seseorang yang sulit mengendalikan emosi.
PADEK.JAWAPOS.COM—Rata-rata individu pernah mengatakan atau melakukan sesuatu dalam hidupnya yang kemudian ingin ditarik kembali, barangkali kamu salah satunya.

Kemampuan untuk berpikir sebelum bertindak merupakan bagian penting dari proses pengendalian diri secara emosional atau yang dikenal dengan istilah emotional self-regulation.

Pengendalian emosi diri merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan bisa menjadi lebih mudah seiring bertambahnya usia. Namun, kemampuan ini mulai terbentuk sejak masa kanak-kanak.

Lantas, apa itu pengendalian emosi atau emotional self-regulation dan mengapa itu penting? Berikut penjelasannya, seperti yang dikutip dari laman Healthline.com pada Senin (11/11/2024).

Apa Itu Pengendalian Emosi?

Pengendalian emosi adalah kemampuan untuk mengubah atau mengendalikan pikiran, emosi, tindakan, dan ucapan.

Bertindak secara tiba-tiba dengan hanya menuruti kehendak hati dapat merusak hubungan pribadi dan profesional secara signifikan.

Dengan pengendalian emosi, kamu dapat menahan diri sebelum melakukan atau mengatakan sesuatu yang mungkin merugikan dan menghalangi pencapaian tujuan jangka pendek atau jangka panjang.

Perlu diketahui bahwa pengendalian emosi juga membutuhkan pengendalian diri, tetapi lebih dari sekadar mengawasi diri sendiri.

Kemampuan ini juga mencakup cara melihat pengalaman yang sulit atau mengecewakan dengan sudut pandang positif dan hidup sesuai dengan nilai-nilai inti dirimu.

Mengapa Pengendalian Emosi Itu Penting?

Pengendalian emosi merupakan bagian penting dari empati. Mengendalikan perasaan dan reaksi dapat memberimu waktu untuk mendengarkan serta mempertimbangkan perasaan orang lain.

Hal ini juga membantumu menghadapi kekecewaan dan mampu bereaksi dengan tenang terhadap perubahan yang berada di luar kendalimu.

Pada remaja yang agresif atau dewasa awal yang impulsif, ketidakmampuan untuk menguasai pengendalian emosi dapat mengarah pada mekanisme penanganan negatif, seperti penyalahgunaan zat terlarang atau perilaku merugikan lainnya.

Bagi segala usia, pengendalian emosi memberi kemampuan untuk menyelesaikan konflik dengan tenang dan rasional.

Pengendalian emosi tidak akan menghilangkan rasa marah, sedih, atau kecewa. Sebaliknya, ini akan menyediakan ruang bagi dirimu untuk menghadapi emosi-emosi tersebut.

Hal ini juga mencegah kamu memperburuk situasi dengan bereaksi secara ceroboh terhadap keadaan yang tidak bisa kamu kendalikan. (*)

Editor : Adetio Purtama
#emosi #pengendalian emosi #emotional self regulation