Meskipun cara ini bisa meninggalkan kesan bahwa kamu adalah orang yang ramah, hal tersebut belum tentu membangun hubungan yang lebih dalam dan membuat orang benar-benar menyukaimu.
Kunci untuk menjadi pribadi yang secara alami disukai dan menyenangkan adalah memahami perilaku manusia serta maknanya.
Menurut mantan kepala Program Analisis Perilaku FBI, Robin Dreeke, terdapat enam perilaku yang dimiliki oleh orang yang secara alami disukai dan menyenangkan. Berikut ulasannya, seperti yang dilansir dari laman Your Tango pada Senin (10/2/2025).
- Tidak Mudah Menghakimi
Tak ada yang suka merasa dihakimi, apalagi oleh seseorang yang baru mereka temui.
Dreeke menyarankan agar kita selalu bersikap terbuka dalam setiap interaksi dan tidak terburu-buru menilai orang lain.
Cara terbaik untuk membuat orang merasa nyaman adalah dengan memahami sudut pandang mereka, menunjukkan ketertarikan pada apa yang mereka katakan, dan membiarkan mereka berbicara tentang diri mereka sendiri tanpa gangguan.
Semua orang ingin merasa dihargai. Memberikan validasi kepada seseorang akan meningkatkan peluang kamu untuk disukai setelah percakapan selesai.
- Tidak Mementingkan Ego
Sebagian besar dari manusia memiliki ego yang bisa menjadi penghalang dalam membangun hubungan dengan orang lain. Ego yang terlalu besar dapat membuat orang enggan berinteraksi dan merusak kesan pertama.
Jika kamu selalu ingin membuktikan bahwa orang lain salah, sering mengoreksi kesalahan mereka, atau terus-menerus membandingkan pengalamanmu dengan mereka, hal itu justru menjauhkan kamu dari kesempatan membangun hubungan yang baik.
Ketika seseorang terlalu menunjukkan egonya, orang lain akan menyadarinya dan cenderung tidak merespons dengan baik.
Sebaliknya, mengesampingkan ego membuat kamu terlihat lebih terbuka dan ramah, serta membuat orang lain merasa nyaman untuk bersikap jujur.
- Pendengar yang Baik
Mendengarkan orang lain adalah hal yang penting, tetapi melakukannya dengan benar adalah tantangan tersendiri. Banyak orang tidak benar-benar tahu cara mendengarkan dengan baik.
Padahal, kemampuan mendengar dengan penuh perhatian adalah cara sederhana namun efektif untuk membangun kedekatan dengan seseorang.
Menurut Dreeke, salah satu kesalahan umum yang sering terjadi adalah kamu mulai memikirkan apa yang akan kamu katakan selanjutnya saat lawan bicara masih berbicara. Sebaiknya, kamu fokus sepenuhnya pada apa yang mereka katakan.
Dengan begitu, lawan bicara akan merasa bahwa kamu benar-benar mendengarkan dan peduli dengan apa yang mereka sampaikan, bukan sekadar menunggu giliran untuk berbicara.
- Mengajukan Pertanyaan yang Tepat
Orang cenderung senang berbicara tentang diri mereka sendiri. Penelitian menunjukkan bahwa berbicara tentang diri sendiri dapat memberikan rasa puas yang lebih besar dibandingkan berbicara tentang makanan atau uang.
Oleh karena itu, mengajukan pertanyaan yang tepat dapat menjadi cara efektif untuk membangun hubungan yang baik.
Jenis pertanyaan yang diajukan tentu tergantung pada situasi. Misalnya, pertanyaan yang diajukan dalam pertemuan bisnis akan berbeda dengan pertanyaan saat berbincang santai di sebuah kafe.
Menurut Dreeke, setiap orang pasti memiliki tantangan dalam hidup, dan membicarakan hal ini dapat membantu mereka terbuka serta menunjukkan apa yang mereka anggap penting.
- Membuat Orang Lain Merasa Nyaman
Jika kamu ingin seseorang menyukai dirimu, terutama saat baru pertama kali bertemu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat mereka merasa nyaman.
Salah satu trik yang disarankan Dreeke adalah memberi tahu mereka bahwa kamu hanya punya sedikit waktu untuk berbicara. Hal ini akan mengurangi tekanan dan membuat mereka lebih santai dalam berinteraksi.
- Memperhatikan Bahasa Tubuh
Bahasa tubuh memainkan peran besar dalam komunikasi, terutama jika kamu ingin membangun hubungan yang autentik dengan orang lain.
Terkadang, isyarat nonverbal yang kamu berikan lebih berpengaruh daripada kata-kata yang kamu ucapkan. Ekspresi wajah yang terbuka, seperti menaikkan alis, dapat menciptakan kesan nyaman.
Sebaliknya, ekspresi yang terlalu tegang, seperti menekan bibir atau mengernyitkan alis, justru bisa menyampaikan kesan stres.
Dengan menerapkan keenam perilaku ini, kamu dapat menjadi pribadi yang lebih menyenangkan dan secara alami disukai oleh orang-orang di sekitarmu. (*)
Editor : Adetio Purtama