Agar dapat menyelesaikan 30 juz dalam 30 hari, diperlukan perencanaan yang baik. Dengan jadwal bacaan yang terstruktur, membaca Al-Qur’an setiap hari akan terasa lebih ringan dan mudah dilakukan.
Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadan
Ramadan adalah bulan di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia. Hal ini disebutkan dalam firman Allah SWT:
"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil)." (QS. Al-Baqarah: 185)
Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan memiliki keutamaan luar biasa. Setiap huruf yang dibaca akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Oleh karena itu, Ramadan menjadi momen terbaik untuk lebih dekat dengan Allah SWT melalui bacaan dan pemahaman Al-Qur’an.
Strategi Mengkhatamkan Al-Qur’an Selama Ramadan
Dikutip dari laman Madrasat El Quran pada Sabtu (1/3/25), agar tidak kewalahan, ada beberapa metode yang dapat dipilih sesuai dengan kemampuan dan kesibukan masing-masing.
Pertama, metode membaca satu juz per hari. Dengan membaca satu juz setiap hari, seseorang dapat menyelesaikan seluruh bacaan dalam satu bulan. Setiap juz terdiri atas sekitar 20 halaman, yang bisa dibagi ke dalam beberapa sesi agar lebih ringan.
Kedua, metode membaca dalam lima sesi setelah shalat fardu. Cara ini membagi bacaan menjadi empat halaman setelah masing-masing shalat wajib, sehingga dalam sehari akan terbaca 20 halaman. Dengan metode ini, mengkhatamkan Al-Qur’an menjadi lebih mudah dan tidak terasa berat.
Ketiga, metode membaca setengah juz per hari. Jika membaca satu juz terasa terlalu berat, alternatif lain adalah membaca setengah juz per hari. Meskipun tidak selesai dalam 30 hari, metode ini tetap membantu meningkatkan frekuensi membaca Al-Qur’an dibandingkan hari-hari biasa.
Jadwal Bacaan Al-Qur’an Ramadan menurut Muhammadiyah
Dikutip dari Instagram @lensamu, Muhammadiyah telah menyusun jadwal bacaan Al-Qur’an yang terstruktur untuk membantu umat Islam mengkhatamkannya dalam satu bulan.
Bagi yang ingin menyelesaikan satu kali khatam selama Ramadan, disarankan membaca dua lembar setelah Subuh, satu lembar setelah Zuhur, satu lembar setelah Asar, dua lembar setelah Maghrib, dan empat lembar setelah Isya atau malam hari.
Jika ingin menyelesaikan dua kali khatam dalam sebulan, maka setelah Subuh dianjurkan membaca empat lembar, setelah Zuhur dua lembar, setelah Asar dua lembar, setelah Maghrib empat lembar, dan setelah Isya atau malam hari delapan lembar.
Sementara itu, bagi yang ingin menyelesaikan tiga kali khatam dalam sebulan, setelah Subuh disarankan membaca enam lembar, setelah Zuhur tiga lembar, setelah Asar tiga lembar, setelah Maghrib enam lembar, dan setelah Isya atau malam hari dua belas lembar.
Dengan mengikuti jadwal ini, bacaan Al-Qur’an menjadi lebih teratur dan lebih mudah diselesaikan dalam satu bulan penuh. Semoga Ramadan kali ini menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui bacaan dan pemahaman Al-Qur’an. (*)
Editor : Hendra Efison