Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

8 Pola Pikir Penting untuk Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Kuliah, Mahasiswa Wajib Tahu!

Wanda Andita Putri • Kamis, 13 Maret 2025 | 12:34 WIB

Ilustrasi mahasiswa sedang belajar.
Ilustrasi mahasiswa sedang belajar.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kuliah bukan hanya tentang meraih gelar atau mengejar nilai sempurna. Bagi banyak mahasiswa, ini adalah masa transisi penuh tantangan yang membangun kemandirian, menghadapi tekanan akademis, hingga menjaga keseimbangan antara belajar dan kehidupan sosial.

Namun, satu hal yang sering luput dari perhatian adalah bagaimana semua ini berdampak pada kesehatan mental. Realitanya, merasa kewalahan, cemas, atau bahkan tertekan selama kuliah adalah hal yang wajar.

Justru, memahami dan menerima kenyataan ini adalah langkah pertama untuk membangun mental yang lebih kuat.

Dilansir dari laman Psychology Today pada Kamis (13/3/2025), terdapat delapan pola pikir penting yang bisa membantu mahasiswa untuk lebih terbuka, tangguh, dan sehat secara emosional, berikut ulasannya.

  1. Mengalami Kesulitan Selama Kuliah adalah Hal yang Wajar

Hampir semua mahasiswa, akan menghadapi tantangan dalam menemukan keseimbangan hidup yang mendukung kesehatan mental mereka. Belum lagi tekanan dari tugas kuliah, pekerjaan, dan berbagai urusan lainnya.

  1. Sebagian Besar Mahasiswa Mengalami Tekanan Psikologis Sedang hingga Berat

Mengetahui bahwa kamu tidak sendirian bisa mengurangi rasa malu atau menyalahkan diri sendiri.

Fakta menunjukkan bahwa satu dari tiga mahasiswa didiagnosis mengalami gangguan kecemasan, lebih dari satu dari empat mahasiswa didiagnosis mengalami depresi, dan satu dari 10 mahasiswa memiliki ADHD.

  1. Mahasiswa tidak Diharapkan Sudah Menguasai Keterampilan Menjaga Kesehatan Mental

Sayangnya, banyak unggahan di media sosial yang menggambarkan kehidupan mahasiswa yang terlihat sempurna, membuat mahasiswa lain merasa tertinggal.

Kenyataannya, kuliah adalah waktu yang tepat untuk mulai belajar keterampilan menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan diri.

  1. Keterampilan Menjaga Kesehatan Mental Bisa Dipelajari

Setiap orang bisa belajar dan berkembang. Banyak mahasiswa berpikir, “Aku memang begini, tidak mungkin aku bisa belajar strategi baru,” tetapi itu keliru.

Meski beberapa keterampilan mental memang sulit, semuanya bisa dipelajari.

  1. Keterampilan Menjaga Kesehatan Mental yang Efektif Berbeda bagi Setiap Orang

Tidak ada satu cara yang benar untuk merawat diri. Artinya, kita bisa berkreasi. Jangan percaya jika ada yang mengatakan hanya ada satu cara untuk menjaga kesehatan mental.

  1. Strategi Kesehatan Mental Biasanya Membutuhkan Proses Coba-coba

Sering kali, kita harus bereksperimen dan menerima beberapa kegagalan untuk menemukan metode yang cocok. Meski beberapa strategi terdengar mudah, kenyataannya sering kali lebih rumit.

  1. Dibutuhkan Latihan untuk Membiasakan Perilaku Sehat

Kita harus memiliki pola pikir jangka panjang ketika mencoba strategi baru untuk menjaga kesejahteraan mental.

Cobalah beberapa kali sebelum memutuskan apakah strategi itu bermanfaat. Jika tidak cocok, beri diri sendiri penghargaan karena sudah mencoba dan dorong diri untuk mencoba cara lain.

  1. Mengembangkan Keterampilan Menjaga Kesehatan Mental Memerlukan Kesabaran

Kita hidup di era serba instan, tapi hasil instan mustahil dalam merawat kesehatan mental. Akan lebih sehat jika kita menerima bahwa melakukan kebiasaan merawat diri, sedikit demi sedikit, setiap hari, sepanjang hidup kita, itulah yang membawa hasil positif secara berkelanjutan. (*)

Editor : Adetio Purtama
#kuliah #mahasiswa #kesehatan mental