Hal ini menjadi semakin penting ketika kamu sudah cukup dewasa dan tidak ingin membuang waktu untuk hubungan yang tidak jelas arahnya.
Jika kamu menginginkan hubungan sejati, berbagi hidup bersama, membangun keluarga, dan menua bersama pasangan maka dibutuhkan penyesuaian strategi agar kamu bertemu dengan seseorang yang benar-benar cocok.
Dilansir dari laman Your Tango pada Selasa (15/4/2025), terdapat lima kebiasaan unik orang dewasa yang mampu menemukan cinta sejati dan menjaganya tetap langgeng, berikut ulasannya.
1. Mereka Tidak Terburu-buru
Luangkan waktu untuk menilai kembali strategi kencanmu selama ini. Tak masalah jika kamu hanya ingin bersenang-senang atau menjalin hubungan singkat.
Namun, jika tujuanmu adalah cinta yang tahan lama, maka langkah pertama adalah memperlambat prosesnya.
Ketertarikan fisik mungkin cukup saat kamu hanya ingin bersenang-senang, tapi tidak cukup untuk membangun cinta sejati. Ketertarikan hanyalah bagian kecil dari formula hubungan yang sehat.
Pikiran bawah sadarmu sebenarnya sedang mencari pola cinta yang pernah kamu alami di masa kecil, baik pola itu sehat maupun tidak.
Ketika kamu memperlambat proses, kamu memberi ruang untuk benar-benar mengenali nilai-nilai dan kepribadian orang tersebut. Ini akan membantumu membuat keputusan yang lebih bijak untuk melanjutkan atau tidak.
2. Mereka Berkencan dengan Lebih dari Satu Orang
Dengan tidak terburu-buru untuk menjadi eksklusif, kamu memberi dirimu kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang diri sendiri dan calon pasangan.
Berkencan dengan beberapa orang dapat membuka peluang untuk mengenal tipe-tipe pribadi yang sebelumnya mungkin kamu abaikan karena hanya terpaku pada ketertarikan fisik. Ini bukan berarti bermain-main, tetapi memberi ruang untuk eksplorasi.
Dengan cara ini, kamu bisa mengamati pola perilakumu, memperbaiki kesalahan masa lalu, dan menjadi lebih mahir dalam memilih pasangan yang tepat.
Bandingkan perasaan dan sikap kamu ketika berkencan dengan seseorang yang sangat menarik secara fisik dan dengan seseorang yang tidak terlalu kamu sukai, dari situ kamu bisa melihat bagaimana kecenderungan dirimu dalam membentuk hubungan.
3. Mereka Jujur dengan Perasaan dan Berani Mengungkapkan
Apakah kamu berharap pasangan akan tahu apa yang kamu butuhkan tanpa perlu dikatakan? Harapan seperti itu sering kali hanya akan membawa kekecewaan.
Penelitian tahun 2006 menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi sangat berpengaruh pada kepuasan dalam hubungan. Komunikasi yang baik dimulai sejak awal, bahkan saat hanya berbicara lewat pesan singkat.
Dengan menyampaikan apa yang kamu inginkan, kamu menunjukkan bahwa kamu bertanggung jawab atas kebahagiaan emosional dirimu sendiri.
4. Mereka Tidak Mengabaikan Konflik
Tidak ada hubungan jangka panjang yang bebas dari konflik. Justru penting untuk mengetahui apakah kamu dan pasangan bisa mengelola konflik dengan sehat sebelum melangkah lebih jauh.
Banyak orang berusaha terlihat santai dan menghindari perdebatan di awal hubungan. Namun, jika ada hal penting yang dipertaruhkan, jangan ragu untuk membahasnya dengan jujur.
Konflik dapat menjadi pintu menuju kedekatan yang lebih dalam. Sebuah studi pada tahun 2019 menyatakan bahwa konflik adalah bagian tak terhindarkan dari hubungan.
Pendekatan yang tepat seperti validasi dan negosiasi sangat membantu dalam menyelesaikannya.
5. Mereka Mengenali dan Menyesuaikan Nilai-nilai Hidup
Pertengkaran terbesar dalam pernikahan biasanya berakar pada perbedaan nilai dalam hal keuangan dan anak.
Perbedaan nilai yang tak bisa dijembatani merupakan salah satu alasan utama perceraian.(*)
Memastikan bahwa kamu dan pasangan memiliki nilai yang sejalan akan sangat membantu menjaga hubungan tetap kokoh.
Editor : Hendra Efison