Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bukan Sekadar Gaya Hidup, Ini 9 Kepribadian Unik Orang yang Menyukai Kebebasan, Menurut Psikologi

Suci Kurnia Putri • Selasa, 10 Juni 2025 | 14:13 WIB

Ilustrasi orang sedang bahagian dengan pencapaiannya.
Ilustrasi orang sedang bahagian dengan pencapaiannya.
PADEK.JAWAPOS.COM—Kebebasan dalam pergaulan atau hubungan sering kali dipandang sebelah mata. Namun, menurut psikologi, orang-orang yang memilih hidup bebas, baik dalam berpikir, bertindak, maupun menjalani hubungan, memiliki kepribadian yang tidak bisa dianggap remeh.

Mereka tidak sekadar mengikuti tren, melainkan menunjukkan ciri khas psikologis yang menarik untuk dipahami.

Dikutip dari laman Personal Branding Blog pada Selasa (10/6/25), berikut ini sembilan kepribadian unik yang kerap dimiliki oleh orang-orang yang menyukai kebebasan, menurut analisis psikologi.

  1. Terbuka terhadap Pengalaman Baru (Openness to Experience)

Mereka cenderung ingin mencoba hal-hal baru, baik dalam aspek pekerjaan, hubungan, hingga gaya hidup. Eksplorasi menjadi bagian penting dari hidup mereka, bahkan terhadap hal-hal yang dianggap tabu oleh sebagian orang.

  1. Tidak Takut Dihakimi

Mereka tidak hidup berdasarkan standar orang lain. Rasa percaya diri dan penerimaan diri yang kuat membuat mereka tidak mudah terganggu oleh komentar atau penilaian sosial.

  1. Punya Kendali Diri yang Tinggi

Meskipun tampak bebas, mereka tetap tahu batas. Mereka paham kapan harus berkata "ya," kapan harus berkata "tidak," dan bertanggung jawab atas setiap pilihan yang diambil.

  1. Tidak Tertarik pada Hubungan Tradisional

Konsep hubungan yang mengikat secara kaku bukanlah hal yang mereka cari. Mereka lebih memilih koneksi yang cair, setara, dan bisa dinegosiasikan secara terbuka.

  1. Mengedepankan Kebebasan Personal

Kebebasan menjadi nilai utama dalam hidup mereka. Mereka sulit menjalani hubungan atau lingkungan yang terlalu mengatur, bahkan jika itu berasal dari orang yang mereka sayangi.

  1. Tidak Ingin Diatur atau Dibatasi

Kata "komitmen" tidak selalu berarti hal yang sama bagi mereka. Bukan berarti takut berkomitmen, tapi mereka lebih menyukai kesepakatan yang fleksibel dan tidak mengekang.

  1. Menjunjung Tinggi Kejujuran dan Keterbukaan

Mereka lebih suka jujur walau pahit, daripada hidup dalam kepura-puraan. Mereka menghargai keterbukaan dalam komunikasi, terutama dalam hal perasaan dan ekspektasi.

  1. Berani Ambil Risiko Sosial

Mereka siap menghadapi risiko dijauhi, dicibir, atau bahkan disalahpahami, selama mereka bisa hidup sesuai prinsipnya sendiri. Dalam konteks psikologi, ini menunjukkan tingkat keteguhan diri yang tinggi.

  1. Tidak Ingin Hidup dalam Kepalsuan

Bagi mereka, berpura-pura bahagia dalam hubungan yang tidak sesuai jati diri jauh lebih menyakitkan daripada hidup sendiri. Autentisitas menjadi bagian penting dari identitas mereka.

Menyukai kebebasan bukan berarti seseorang tidak punya prinsip atau etika. Justru, dalam banyak kasus, mereka memiliki prinsip kuat yang membuat mereka memilih jalan berbeda dari arus utama.

Dalam perspektif psikologi, kepribadian orang yang menyukai kebebasan mencerminkan keberanian, kejujuran terhadap diri sendiri, serta kemampuan menghadapi risiko sosial.

Alih-alih menghakimi, mungkin sudah saatnya kita mulai memahami bahwa tiap individu punya jalan hidup dan nilai yang ingin dijaga. (*)

Editor : Adetio Purtama
#gaya hidup #kepribadian unik #kebebasan #psikologi