Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tidur Siang 20 Menit Tingkatkan Fokus dan Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Rafiul Refdi • Senin, 20 Oktober 2025 | 15:24 WIB

Penelitian NASA dan Harvard ungkap tidur siang 20 menit dapat tingkatkan fokus, daya ingat, serta kurangi risiko stres dan penyakit jantung.(foto: Báo Thanh Niên)
Penelitian NASA dan Harvard ungkap tidur siang 20 menit dapat tingkatkan fokus, daya ingat, serta kurangi risiko stres dan penyakit jantung.(foto: Báo Thanh Niên)
PADEK.JAWAPOS.COM—Kebiasaan tidur siang dalam durasi singkat terbukti memberikan manfaat signifikan bagi fungsi otak, produktivitas, dan kesehatan tubuh.

Sejumlah penelitian internasional menunjukkan bahwa tidur siang selama 10 hingga 30 menit mampu meningkatkan fokus, kreativitas, serta menjaga kesehatan mental tanpa menimbulkan rasa lelah setelah bangun.

Penelitian National Aeronautics and Space Administration (NASA) menemukan bahwa tidur siang selama 26 menit dapat meningkatkan kinerja pilot hingga 34 persen dan kewaspadaan sebesar 54 persen.

Hasil ini menjadi dasar penerapan konsep power nap di sejumlah lingkungan kerja dengan tekanan tinggi.

Studi serupa oleh Harvard Medical School juga menunjukkan bahwa tidur siang berperan penting dalam memperkuat memori dan kemampuan belajar.

Peserta yang tidur siang selama 20 menit mencatat peningkatan signifikan dalam tes daya ingat dibandingkan mereka yang tidak tidur.

Menurut Dr. Sara Mednick, ahli saraf dari University of California, tidur siang singkat memungkinkan otak melakukan pemulihan kognitif tanpa memasuki fase tidur dalam yang menyebabkan rasa kantuk berat setelah bangun.

“Tidur siang 15–30 menit adalah bentuk pemeliharaan otak paling efisien—menyegarkan, bukan membuat lesu,” ujarnya kepada The Guardian.

Dari sisi biologis, tidur siang membantu menurunkan kadar kortisol, hormon stres yang meningkat akibat aktivitas kerja dan kurang tidur malam.

Dengan kadar hormon yang lebih seimbang, tubuh menjadi lebih tenang dan ritme jantung kembali stabil.

Laporan National Sleep Foundation juga menyoroti manfaat tidur siang terhadap kesehatan jantung.

Studi jangka panjang di Swiss menunjukkan bahwa orang yang tidur siang satu hingga dua kali seminggu memiliki risiko 48 persen lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang tidak tidur siang sama sekali.

Baca Juga: Kuota Program Magang Fresh Graduate Jadi 100.000, Ini Jadwal Tahap 2 & Syaratnya

Sejumlah perusahaan global seperti Google dan Nike bahkan menyediakan nap pod atau ruang khusus untuk tidur singkat bagi karyawan, setelah riset internal menunjukkan peningkatan produktivitas hingga 30 persen.

Namun, para pakar menegaskan pentingnya memperhatikan durasi dan waktu tidur siang. Tidur siang lebih dari 45 menit dapat mengganggu siklus tidur malam.

Waktu ideal tidur siang adalah antara pukul 13.00 hingga 15.00, saat suhu tubuh menurun dan energi alami berkurang.

“Tidur siang bukan bentuk kemalasan, tetapi strategi biologis untuk menjaga efisiensi otak,” tambah Dr. Mednick.

Ia menegaskan bahwa tubuh manusia memang dirancang untuk beristirahat dua kali dalam sehari—malam hari dan periode singkat di siang hari.

Bagi pekerja yang tidak memiliki waktu cukup, menutup mata selama 10 menit saja sudah membantu memulihkan saraf dan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan.

Kebiasaan tidur siang kini dianggap solusi sederhana untuk mengatasi kurang tidur kronis akibat gaya hidup cepat dan paparan digital.

Dengan penerapan teratur, aktivitas ini dapat menurunkan risiko kelelahan, menjaga stabilitas emosi, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.(CC5)

 

Editor : Hendra Efison
#tidur siang #manfaat tidur singkat #kesehatan otak #produktivitas kerja