Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Turnamen Domino Nasional 2026 di Surabaya, 1.536 Pemain Perebutkan Rp200 Juta

Hendra Efison • Selasa, 14 April 2026 | 11:49 WIB
Turnamen domino nasional di Surabaya libatkan 1.536 pemain, perebutkan hadiah Rp200 juta, dorong domino jadi olahraga pikiran profesional.
Turnamen domino nasional di Surabaya libatkan 1.536 pemain, perebutkan hadiah Rp200 juta, dorong domino jadi olahraga pikiran profesional.

SURABAYA— HGI menggelar Surabaya Domino Tournament 2026 pada 18–19 April 2026 di Grand City Convention Hall Lt. 3, dengan melibatkan 1.536 pemain dari berbagai daerah sebagai langkah ekspansi ke Pulau Jawa.

Turnamen ini menjadi bagian dari upaya HGI memperluas ekosistem domino di Indonesia, setelah sebelumnya menjangkau komunitas pemain di Pulau Sulawesi.

Di tengah meningkatnya minat terhadap permainan berbasis strategi, HGI mendorong domino menjadi olahraga pikiran yang lebih profesional dengan sistem kompetisi yang terstruktur.

“Kami ingin domino naik kelas menjadi olahraga pikiran yang memiliki standar kompetisi yang jelas dan bisa berkembang hingga level nasional bahkan global. Ini bukan sekadar turnamen, tetapi langkah awal membangun ekosistem yang lebih besar,” ujar perwakilan HGI, Ray, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: 150 Warga Siap Gelar Aksi Damai di Kantor Wali Nagari Sungai Kamuyang, Ini Tuntutannya

Turnamen berskala nasional ini memperebutkan total hadiah Rp200 juta. Seluruh pembiayaan, termasuk hadiah, ditanggung oleh HGI sebagai bentuk komitmen terhadap penyelenggaraan yang sesuai prinsip syariah.

“Seluruh pembiayaan, termasuk hadiah, disponsori oleh HGI. Secara syariah, biaya pendaftaran tidak digunakan untuk hadiah, melainkan hanya untuk mendukung operasional pelaksanaan,” ujar Ketua Pengprov PORDI Jawa Timur, M. Alyas.

Kehadiran lebih dari 1.500 peserta diproyeksikan memberikan dampak ekonomi langsung bagi Surabaya, terutama pada sektor kuliner, transportasi, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ini adalah ekonomi nyata. Orang datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga berbelanja, menikmati kuliner, dan merasakan kota. Event seperti ini mampu menggerakkan banyak sektor sekaligus dan memberikan dampak langsung bagi daerah,” kata Ray.

Baca Juga: Menuju Porprov, Percasi Sawahlunto Saring Atlet Muda

Tingginya antusiasme komunitas domino di Jawa Timur menjadi salah satu alasan utama Surabaya dipilih sebagai tuan rumah pembuka ekspansi di Pulau Jawa. 

Penyelenggaraan turnamen ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya PORDI (Persatuan Olahraga Domino Indonesia) Jawa Timur, KONI, IESPA, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, serta Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur.

Kolaborasi tersebut memperkuat pengembangan domino sebagai olahraga berbasis strategi, sekaligus memperluas keterlibatan komunitas digital dan esports di tingkat daerah.

Selain kompetisi, turnamen ini menghadirkan pementasan seni tari budaya dan area kuliner UMKM, sehingga dapat dinikmati tidak hanya oleh peserta, tetapi juga masyarakat umum yang hadir di lokasi acara.

Baca Juga: Penyaluran Bantuan 570 UMKM Padangpariaman Tuntas

Pendekatan ini diharapkan memperkuat interaksi komunitas serta menghadirkan suasana acara yang lebih inklusif dengan menggabungkan unsur kompetisi dan hiburan dalam satu rangkaian kegiatan.

Surabaya menjadi kota pembuka dalam rangkaian ekspansi HGI di Pulau Jawa. Melalui kegiatan ini, HGI menargetkan terbentuknya sistem kompetisi domino yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia.(*)

Editor : Hendra Efison
#turnamen domino Surabaya #HGI domino Indonesia #domino olahraga pikiran #hadiah Rp200 juta