Ribuan Warga Padati Pembukaan Payakumbuh Local Brand 2026, UMKM dan Ekonomi Kreatif Jadi Sorotan

Hendra Efison • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 07:00 WIB
Warga memadati kawasan pedestrian depan Ramayana Payakumbuh saat pembukaan Payakumbuh Local Brand 2026, Sabtu (25/7/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ajang promosi produk UMKM, desainer lokal, dan pelaku ekonomi kreatif Kota Payakumbuh.
Warga memadati kawasan pedestrian depan Ramayana Payakumbuh saat pembukaan Payakumbuh Local Brand 2026, Sabtu (25/7/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ajang promosi produk UMKM, desainer lokal, dan pelaku ekonomi kreatif Kota Payakumbuh.

PADEK.JAWAPOS.COM – Ribuan masyarakat memadati kawasan pedestrian depan Ramayana Payakumbuh untuk menyaksikan pembukaan Payakumbuh Local Brand (PLB) 4 Tahun 2026, Sabtu (25/7/2026) malam. Kegiatan tahunan tersebut menjadi ajang promosi produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), desainer lokal, pengusaha muda, serta komunitas kreatif di Kota Payakumbuh.

Penyelenggaraan Payakumbuh Local Brand 2026 merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat promosi produk lokal, memperluas akses pasar UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pameran produk, tetapi juga wadah kolaborasi yang mendorong kreativitas, inovasi, dan daya saing pelaku usaha lokal.

"Payakumbuh Local Brand bukan sekadar pameran produk. Kegiatan ini menjadi ruang bagi lahirnya kreativitas, inovasi, dan semangat berkarya masyarakat Kota Payakumbuh," kata Elzadaswarman.

Menurutnya, perkembangan ekonomi daerah saat ini semakin dipengaruhi kemampuan pelaku usaha menghadirkan produk yang memiliki identitas, kualitas, dan nilai tambah sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Karena itu, Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi kreatif melalui penguatan inovasi, peningkatan mutu produk, serta pengembangan strategi pemasaran yang mampu mengikuti perkembangan zaman.

Pemko Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas

Elzadaswarman yang akrab disapa Om Zet menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku UMKM, desainer, pengusaha muda, komunitas kreatif, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Payakumbuh Local Brand 2026.

Ia menilai besarnya partisipasi berbagai elemen tersebut menunjukkan potensi produk lokal Payakumbuh yang terus berkembang dan memiliki peluang untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

"Kami mengapresiasi seluruh pelaku UMKM, desainer, pengusaha muda, komunitas kreatif, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Payakumbuh Local Brand 2026. Kegiatan ini menunjukkan besarnya potensi produk lokal Payakumbuh," ujarnya.

Ia menegaskan penguatan UMKM dan ekonomi kreatif menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah.

Melalui pengembangan sektor tersebut, pemerintah berupaya memperluas pasar produk lokal sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha hingga tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Menurut Elzadaswarman, membangun sebuah merek membutuhkan proses yang berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi inovasi, peningkatan kualitas produk, pemanfaatan teknologi digital, pemahaman terhadap kebutuhan pasar, serta perlindungan hak kekayaan intelektual.

"Kami ingin semakin banyak produk lokal Payakumbuh mampu menembus pasar regional, nasional, bahkan mancanegara sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat," katanya.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Ekonomi Kreatif

Elzadaswarman mengatakan keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, komunitas, dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem kreatif yang kuat sehingga produk lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang di tengah persaingan pasar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan menggunakan produk buatan daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan UMKM serta penciptaan lapangan kerja.

"Mari jadikan Payakumbuh Local Brand 2026 sebagai sarana untuk menunjukkan bahwa karya anak daerah mampu bersaing dari sisi kualitas, desain, inovasi, maupun pemasaran. Ketika kita memilih produk lokal, kita ikut menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Payakumbuh," pungkasnya.(*)

Editor : Hendra Efison
Payakumbuh Local Brand 2026 produk lokal Payakumbuh UMKM Payakumbuh ekonomi kreatif