Tren Pernikahan Bergeser, Kini 300-500 Tamu Lebih Bermakna

Safrizal Putra • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:04 WIB
Managing Director Emersia Group Budi Rahman bersama Ketua Umum BKOW Sumatera Barat Dianita Maulin Vasko saat Emersia Wedding Expo di Emersia Hotel and Resort Batusangkar, Selasa (18/8/2026).
Managing Director Emersia Group Budi Rahman bersama Ketua Umum BKOW Sumatera Barat Dianita Maulin Vasko saat Emersia Wedding Expo di Emersia Hotel and Resort Batusangkar, Selasa (18/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Tren pernikahan kini bergeser dari pesta dengan jumlah tamu mencapai ribuan orang menjadi acara yang lebih kecil dengan sekitar 300 hingga 500 tamu. Pergeseran tersebut mengedepankan efisiensi, kehangatan, dan kualitas acara agar momen pernikahan lebih bermakna bagi pengantin dan keluarga.

Managing Director Emersia Group, Budi Rahman, menyampaikan perubahan tren tersebut saat pembukaan Emersia Wedding Expo “The Biggest Wedding Expo in West Sumatera” di Emersia Hotel and Resort Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar, Selasa (18/8/2026).

Menurut Budi, pernikahan saat ini tidak lagi identik dengan jumlah tamu yang mencapai 1.000 hingga 3.000 orang. Jumlah tamu yang lebih terbatas dinilai membuat acara pernikahan lebih berfokus pada makna bagi pasangan dan keluarga.

Pernikahan dengan 300 hingga 500 tamu menjadi gambaran tren yang disampaikan Budi dalam kegiatan tersebut. Konsep acara yang lebih kecil disebut mengutamakan efisiensi, kehangatan, serta kualitas penyelenggaraan.

Emersia Wedding Expo Dorong Ekosistem Wedding

Emersia Wedding Expo berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Agustus 2026. Pameran industri pernikahan perdana yang digagas Emersia tersebut mempertemukan berbagai pelaku usaha industri kreatif dengan masyarakat.

Budi mengatakan penyelenggaraan pameran juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan UMKM di sekitarnya. Para vendor diberi ruang untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus membangun jejaring.

Selain itu, kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan transaksi dan kolaborasi antara hotel, vendor, UMKM, dan masyarakat. Emersia juga ingin membangun kepercayaan bahwa hotel dapat menjadi salah satu pilihan untuk menyelenggarakan pernikahan.

Budi menyebut tujuan akhirnya adalah terbentuknya ekosistem industri wedding yang semakin kuat. Dengan ekosistem tersebut, perputaran modal di daerah diharapkan semakin meningkat.

Sasar Pasar Lokal Tanahdatar

General Manager Emersia Hotel and Resort Batusangkar, Joe Lubis, mengatakan pameran tersebut menyasar masyarakat lokal, khususnya warga Tanahdatar.

Menurut Joe, Emersia ingin memperkenalkan Batusangkar sebagai salah satu tempat yang dapat digunakan untuk penyelenggaraan acara pernikahan. Hal itu dilakukan karena masih terdapat warga Tanahdatar yang menyelenggarakan pernikahan di luar daerah.

Selama pameran berlangsung, penyelenggara juga menyiapkan penawaran khusus bagi masyarakat yang melakukan pemesanan atau transaksi langsung di lokasi.

Emersia Wedding Expo dibuka Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Barat, Dianita Maulin Vasko, di Emersia Hotel and Resort Batusangkar.

Pameran tersebut turut dilengkapi peragaan busana yang menampilkan karya busana pengantin dari para vendor di Sumatera Barat.(*)

Editor : Hendra Efison
tren pernikahan 300-500 tamu Emersia Wedding Expo wedding Batusangkar pernikahan Tanah Datar