PADEK.JAWAPOS.COM--Band reggae dub eksperimental kontemporer asal Kota Padang, Sumatera Barat, Tardub, siap memperkenalkan mini album perdana mereka yang bertajuk Hypnotic Weather.
Karya terbaru tersebut mengangkat berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan yang dinilai semakin kompleks serta menjadi refleksi bagi para personel band maupun para pendengarnya.
Nama Hypnotic Weather dipilih sebagai judul mini album karena menggambarkan kondisi "cuaca" atau iklim sosial yang belakangan ini dinilai mampu menghipnotis masyarakat.
Baca Juga: DCL 2026 Masuki Pekan Terakhir Fase Grup, Tiga Tiket 16 Besar Masih Diperebutkan
Beragam persoalan sosial yang terus bermunculan dianggap memunculkan kebingungan dan pertanyaan mengenai arah kehidupan di tengah situasi yang semakin sulit dipahami.
Melalui mini album ini, Tardub ingin mengajak pendengar untuk merenungkan berbagai fenomena sosial yang terjadi saat ini, sekaligus mempertanyakan bagaimana seharusnya masyarakat merespons berbagai isu kemanusiaan yang dinilai tidak lagi layak dianggap sebagai sesuatu yang biasa.
Kepada Padang Ekspres, mereka menyebut, mini album Hypnotic Weather berisi enam lagu yang masing-masing menghadirkan sudut pandang berbeda terhadap kondisi sosial yang berkembang. Keenam lagu tersebut adalah Tard, Mirror, Hypnotic Weather, Pressure System, Jam Rawan, dan Dead Air.
Baca Juga: PLN Siapkan Pasokan Listrik hingga 7,4 MVA untuk Dukung PLTP Muara Labuh Unit 2 di Solok Selatan
Menurut Tardub, seluruh lagu dalam mini album ini disusun sebagai media refleksi. Pendengar menjadi bagian penting dari pesan yang ingin disampaikan melalui setiap komposisi, yakni mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka.
Tardub tersebut berharap Hypnotic Weather dapat menjadi pengingat bahwa di tengah kondisi sosial yang dianggap gelap, membingungkan, dan penuh ilusi, selalu ada peluang untuk menemukan harapan serta jalan yang lebih baik.
Sebagai bagian dari peluncuran karya terbarunya, Tardub akan menggelar An Exclusive Preview Session dalam rangkaian acara Diverse Sound #2 pada Sabtu (25/7) di Fabriek Padang.
Melalui sesi eksklusif tersebut, para penonton akan menjadi yang pertama mendengarkan materi dari mini album Hypnotic Weather sekaligus mengenal lebih dekat konsep yang diusung Tardub dalam karya terbarunya.
Tardub merupakan band reggae dub eksperimental kontemporer yang berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat.
Grup musik ini dibentuk pada Agustus 2024 dan dikenal menggabungkan unsur reggae, dub, serta eksplorasi bunyi modern dengan lirik yang mengangkat realitas sosial. (*)
Editor : Adetio Purtama