Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Adele Umumkan Album Baru Rilis 2026, Angkat Tema Penyembuhan Diri dan Kebebasan

Rafiul Refdi • Selasa, 7 Oktober 2025 | 19:05 WIB

Adele umumkan album terbaru rilis 2026 dengan tema penyembuhan diri dan kebebasan, siap gelar tur dunia akhir tahun.
Adele umumkan album terbaru rilis 2026 dengan tema penyembuhan diri dan kebebasan, siap gelar tur dunia akhir tahun.
PADEK.JAWAPOS.COM—Penyanyi asal Inggris, Adele, kembali mencuri perhatian dunia musik setelah resmi mengumumkan album terbarunya yang akan dirilis pada pertengahan 2026.

Album ini disebut sebagai karya paling personal dalam kariernya, dengan tema besar tentang penyembuhan diri, penerimaan, dan kebebasan emosional pasca perceraian.

Dikutip dari BBC Music News, pengumuman itu disampaikan Adele saat konser penutup residensinya di Las Vegas, Amerika Serikat. Di hadapan ribuan penggemar di Caesars Palace, ia menyampaikan pesan menyentuh.

“Aku menulis album ini bukan untuk kesedihan, tapi untuk kebebasan,” ujar Adele, disambut gemuruh tepuk tangan penonton, Selasa (7/10/2025).

Album yang masih dirahasiakan judulnya ini menjadi kelanjutan dari 30 (2021), yang mengangkat kisah kegagalan rumah tangga dan proses pendewasaan emosional.

Namun, kali ini Adele menjanjikan nuansa yang lebih ringan dan penuh optimisme, menggambarkan babak baru kehidupannya setelah melalui masa sulit.

Menurut Rolling Stone UK, Adele menggandeng sejumlah produser ternama seperti Greg Kurstin, Paul Epworth, dan Mark Ronson. Mereka memadukan unsur soul klasik, jazz lembut, dan orkestra modern, yang tetap mempertahankan karakter khas suara Adele.

Salah satu lagu yang telah bocor ke publik berjudul “Light Will Find Me,” menampilkan vokal lembut dengan lirik reflektif tentang memaafkan diri sendiri. Sementara itu, lagu “Bloom Again” disebut akan menjadi single utama yang menandai kembalinya sang diva ke industri musik global.

Dalam wawancara bersama The Guardian, Adele mengungkapkan bahwa album ini lahir dari proses introspeksi panjang selama dua tahun.

“Aku mulai memahami bahwa mencintai diri sendiri juga butuh latihan. Album ini adalah catatan dari latihan itu,” tuturnya.

Variety melaporkan, sebagian lagu direkam di studio legendaris Abbey Road, London, dengan melibatkan orkestra beranggotakan 40 musisi. Adele juga mencoba bereksperimen dengan suara analog untuk menghadirkan kesan nostalgia.

Selain merilis album, Adele mengonfirmasi akan memulai tur dunia pada akhir 2026. Tur tersebut diprediksi menjadi salah satu yang terbesar dalam kariernya, mencakup Amerika Serikat, Eropa, Australia, hingga Timur Tengah.

Baca Juga: KAI Sumbar Pecahkan Rekor, Penumpang Kereta Capai 1,49 Juta per September 2025

“Ini bukan tur untuk menangis, tapi untuk merayakan penyembuhan,” ujar Adele kepada Billboard. Ia menjelaskan, setiap konser akan dirancang sebagai perjalanan emosional dengan konsep tata panggung minimalis dan alur musik yang saling terhubung.

Kabar kembalinya Adele langsung disambut antusias di media sosial. Tagar #AdeleIsBack menjadi trending topic di Twitter selama lebih dari 24 jam. Banyak penggemar memuji keberanian sang penyanyi dalam menghadirkan karya dengan pesan positif.

Menurut NME, langkah Adele ini mencerminkan evolusi alami seorang seniman yang tumbuh bersama pendengarnya. “Jika 21 adalah tentang kehilangan, dan 30 tentang refleksi, maka album ini adalah tentang penerimaan,” tulis media tersebut.

Adele juga berharap karya terbarunya bisa memberikan ketenangan bagi pendengarnya. “Aku ingin orang merasa baik setelah mendengarkannya. Tidak perlu sedih lagi. Kita semua pantas bahagia,” ujarnya tersenyum.

Meski belum diumumkan tanggal pasti perilisan, pihak Columbia Records memastikan album akan dirilis secara global dalam format digital, CD, dan vinyl ramah lingkungan. Adele dikabarkan menolak kerja sama dengan platform NFT demi menjaga nilai keaslian musiknya.

Dengan suara khas yang kuat dan emosional, Adele diprediksi kembali mendominasi tangga lagu dunia. Para pengamat menyebut kehadirannya kali ini bukan hanya momen musik, tetapi juga momen budaya.

Sebagaimana ditulis The Independent, “Ketika Adele bernyanyi, dunia berhenti sejenak — dan kali ini, mungkin untuk tersenyum.” (CC5)

Editor : Hendra Efison
#Adele tur dunia 2026 #Adele healing #Adele album baru 2026 #penyanyi Inggris Adele