Lagu ini sekaligus menjadi penanda babak baru perjalanan mereka dengan formasi terbaru yang beranggotakan Panji (vokal), Bobby (bass), dan Popon (keys).
Kembalinya HAPPYSODA bukan sekadar merilis lagu baru, melainkan menawarkan warna musik yang sarat nostalgia. Mengusung nuansa retro yang terinspirasi dari The Beatles, Queen, hingga musik Indonesia era 80-an seperti Wijaya, mereka juga menyelipkan sentuhan modern ala Ardhito Pramono, Bilal Indrajaya, dan David Bayu.
Hasilnya, lagu ini menghadirkan atmosfer hangat yang mengingatkan pada sensasi mendengarkan radio malam hari sambil memandangi cahaya kota dari balik jendela.
Kisah LDR Pahit-Manis yang Dibungkus Melodi Nostalgia
Single ini mengisahkan pasangan kekasih yang dulunya selalu bersama namun akhirnya terpisah jarak. Alih-alih eksplorasi drama yang berlebihan, lagu ini menampilkan kejujuran emosional yang sederhana: rindu yang tak selalu bisa diwujudkan, tetapi tetap disimpan dengan ketulusan.
Dengan vokal jernih Panji, permainan bass Bobby yang lembut, dan sentuhan keys Popon yang manis, HAPPYSODA membangun suasana hangat layaknya mendengar lagu dari radio jadul pada sore hari.
Kombinasi tersebut membuat pendengar larut dalam cerita, merasa dekat, dan mudah terhubung dengan narasi cinta jarak jauh yang manis–pahit tersebut.
Lembaran Baru Bersama Formasi Baru
Rilis single ini juga menandai fase penting dalam perjalanan HAPPYSODA. Formasi baru disebut membawa semangat baru pula. Mereka berharap karya ini menjadi titik awal untuk menghasilkan musik yang lebih matang, jujur, dan mencerminkan jati diri mereka sebagai band.
“Semoga lagu ini bisa diterima dan disukai oleh insan musik Tanah Air. Kami bikin ini dari hati, dan kami berharap sampai ke hati juga,” ungkap HAPPYSODA dalam rilis resmi.
Cuplikan Lirik
Beberapa potongan lirik yang menjadi bagian paling melekat dari lagu ini antara lain:
Meskipun, kita terpisah
Baik baik di sana
Kau menungguku pulang ke rumah
Ini hanya sementara
Ku tau kau juga rindu, kau tau aku juga rindu padamu
Lirik sederhana namun kuat ini menggambarkan situasi jarak yang harus diterima dua hati yang masih saling merindu.
Kredit Produksi Lagu
Single ini diproduksi oleh HAPPYSODA bersama Pramoedya Erman, dengan Panji Laras sebagai penulis lirik sekaligus komposer lagu. Proses penggarapan musik melibatkan banyak nama, termasuk:
- VOCAL: Panji Laras
- BASS: Bobby Setiawan
- KEYS: Popon Octo Rezky
- GUITAR: Pramoedya Erman
- MIDI PROGRAMMER: Panji Laras
- VOCAL DIRECTED: Pramoedya Erman
- MIXING & MASTERING: Cimay Ardana
- RECORDED di: Venyamin Records, Balada Majors Studio, 3AM Studio
Kredit Lyric Video
Produksi video lirik dikerjakan oleh Kara Picture, dengan tim kamera yang melibatkan Reji Repka, Yoga Norfadrian, dan Dzakky Fahlevi. Editing video juga ditangani langsung oleh Kara Picture. (*)
Editor : Adetio Purtama