Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Satgas Yonif 131/Brs akan Berangkat ke Papua

Novitri Selvia • Kamis, 21 Januari 2021 | 11:26 WIB
Kasrem 032/Wbr Kolonel Inf Emrizen, didampingi Pjs Bupati Pessel, Mardi dan Dandim 0311 Pessel, Gamma Arthadillah Sakti melakukan pemukulan gong tanda ditutupnya TMMD ke-109. (IST)
Kasrem 032/Wbr Kolonel Inf Emrizen, didampingi Pjs Bupati Pessel, Mardi dan Dandim 0311 Pessel, Gamma Arthadillah Sakti melakukan pemukulan gong tanda ditutupnya TMMD ke-109. (IST)
Asisten Operasi Panglima TNI (Asops Panglima TNI), Mayjen TNI Tiopan Aritonang melakukan pemeriksaan kesiapan Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 131/Brajasakti yang akan bertugas melakukan pengamanan perbatasan di sektor Utara Provinsi Papua.

Kehadiran Asops Panglima TNI kemarin (20/1) selain didampingi oleh Kasdam I/BB Brigjen TNI Didied Pramudito, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada. Dan juga didampingi beberapa pejabat dari Mabes TNI diantaranya, Laksma TNI Dery Tri Sananto Kapusbintal TNI, Brigjen TNI Gunawan Pakki Kababek TNI, Brigjen TNI Reza Fahlevi Waasops Bidang Siapops Sops TNI.

Kemudian, Kolonel Pnb Rudy Paban VII Srenum TNI, Kolonel Inf Aditya Nindra Pasha Paban IV Opsdagri Sops TNI, Kolonel Tek Didik Raharjo Paban II Slog TNI, Kolonel Chb Sonny Wellem Paban II Komlek TNI, Kolonel Caj Drs Miswardi. Kabid Bintalid Bintal TNI, Letkol Ckm Reno Prasetyo Kasubbid Siapdukkes Puskes TNI dan Letkol Pnb I Gusti Ngurah Adibrata Pabandya II Dalopsdagri Sops TNI.

Kedatangan Asops Panglima TNI disambut Danyonif 131/Brs Latkol Inf Muhammad Erfani, para perwira staf dan anggota di Mako Yonif 131/Brs, Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

Asops Panglima usai menerima paparan dari Danyonif 131/Brs tentang situasi wilayah keadaan daerah operasi, rencana pelaksanaan tugas, dan kesiapan satuan tugas. Kemudian memberikan arahan kepada perwira satgas dilanjutkan pemeriksaan kesiapan materil dan personel satgas.

Dalam amanatnya, Jenderal Abituren Akabri 1986 ini menyampaikan dekatkan diri pada Tuhan, ikuti dan laksanakan perintah Komandan Batalyon karena Komandan adalah pengganti orang tua di daerah operasi. Selanjutnya tegakan disiplin karena hampir semua yang menjadi korban di penugasan adalah orang yang kurang disiplin.

Kemudian tetap waspada dan selalu siap dalam setiap kegiatan. “Dekati rakyat dan rebut hatinya untuk kesuksesan dan keberhasilan dalam pelaksanakan tugas,” ujarnya.
Asops meyampaikan agar Danyon mengendalikan satuan tugas selain di basis operasi juga di homebase. Jaga nama dan kehormatan Batalyon 131 ini degan baik.

“Tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan tugas operasi. Untuk itu laksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab. Buatlah TNI bangga buatlah kami bangga dan buatlah keluargamu bangga,” pungkasnya.(rel) Editor : Novitri Selvia
#Mayjen TNI Tiopan Aritonang #satgas pamtas