Progres Konstruksi Tol Padang–Pekanbaru
Sampai saat ini, konstruksi tol telah selesai sepanjang 101,3 km, terbagi menjadi tiga segmen: Pekanbaru–Bangkinang: 40 km, Bangkinang–XIII Koto Kampar: 24,7 km, dan Padang–Sicincin (Pacin): 36,6 km
Kelanjutan pembangunan dari Sicincin ke Pekanbaru masih dalam perencanaan. Kehadiran tol memperkuat peran Sumatera Barat dalam sistem logistik nasional dan menumbuhkan pusat ekonomi baru di wilayah yang sebelumnya terisolasi.
Dampak Tol Padang–Pekanbaru pada Ekonomi & Logistik
Pengusaha nasional asal Sumatera Barat, Jefri Nedi, mengatakan, tol ruas utama Padang–Pekanbaru tidak hanya memperpendek waktu tempuh, tapi juga berefek positif dalam distribusi barang dan mobilitas orang Sumbar dan Riau. "Ini akan menggerakkan sektor ekonomi riil, dan spending money akan luar biasa," imbuhnya.
Efisiensi transportasi diperkirakan menurunkan biaya logistik komoditas perkebunan dan pertanian Sumbar, termasuk sawit, gambir, karet, kopi, kakao, kelapa, dan sayur-mayur segar. Akses cepat ke Riau juga membuka peluang perdagangan dan investasi.
Dampak pada Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Tol ini, menurutnya, juga meningkatkan kunjungan ke ratusan destinasi wisata Sumbar, mulai dari alam, laut, lembah, hingga tradisi adat dan wisata religius. Jefri Nedi menambahkan:
“Terutama di waktu weekend, wisatawan dari Riau akan menikmati pariwisata Sumbar. Tol membuat wisatawan mudah datang, dan ini menghidupkan ekonomi kreatif di desa-desa wisata. Tol ruas itu jeck pot-nya ada di Sumbar,” tambah Jefri Nedi.
Tantangan dan Proyeksi Ekonomi
Pembangunan tol menghadapi tantangan, termasuk kesiapan daerah, pengembangan pusat ekonomi baru di pintu tol, pemberdayaan UMKM, serta ketersediaan dana dan lahan.
Menurut Bappeda Sumbar, setelah tol beroperasi penuh, pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat diperkirakan meningkat 0,8–1,2% per tahun.
“Ruas Tol Padang–Pekanbaru adalah motor baru perekonomian Sumatera Barat dan menjadi lompatan kemajuan bagi Sumbar. Kelanjutan pembangunannya harus dipercepat dan didukung semua pihak terkait," tegasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto