Pantauan Padang Ekspres, Minggu (21/12/2025), terminal tampak lebih ramai dibanding hari normal, terutama di area loket dan ruang tunggu sejak pagi.
Peningkatan terlihat dari frekuensi keberangkatan bus antarkota antarprovinsi yang semakin padat.
Sejumlah armada diberangkatkan dengan tingkat keterisian mendekati penuh, menandakan naiknya mobilitas masyarakat akhir tahun.
Antrean calon penumpang juga terpantau di loket penjualan tiket. Sebagian penumpang memilih datang lebih awal untuk memastikan ketersediaan kursi ke daerah tujuan.
Petugas loket Bus Miyor, Wandi (48), mengatakan lonjakan penumpang sudah terasa sejak lima hari sebelum Natal. Ia memperkirakan kenaikan mencapai sekitar 30 persen dibanding hari biasa.
“Sejak lima hari sebelum Natal, penumpang sudah mulai ramai. Kenaikannya sekitar 30 persen dari kondisi normal,” ujarnya.
Pada hari normal, jumlah penumpang Bus Miyor berkisar 50 orang per hari. Memasuki masa libur Nataru, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 60 hingga 65 penumpang per hari.
Menurut Wandi, libur sekolah dan libur kuliah menjadi faktor utama meningkatnya jumlah penumpang.
Mayoritas pemesan tiket saat ini didominasi mahasiswa yang pulang kampung, selain masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata.
“Kalau sudah libur Natal dan Tahun Baru, penumpang pasti meningkat karena bertepatan dengan libur sekolah dan kuliah,” katanya.
Meski sejumlah akses jalan di Sumatera Barat terdampak bencana, minat masyarakat menggunakan transportasi bus tetap tinggi.
Baca Juga: Jelang Nataru, Harga Cabai dan Bawang di Pasar Raya Padang Turun Signifikan
Harga tiket pesawat yang relatif mahal membuat bus masih menjadi pilihan utama perjalanan antarkota.
Kondisi serupa dirasakan Bus Palala. Admin tiket Bus Palala, Nola (22), menyebut lonjakan penumpang mulai terlihat sejak Sabtu (20/12/2025). Jumlah penumpang meningkat hampir dua kali lipat dibanding hari sebelumnya.
“Sebelumnya sekitar 20 sampai 30 orang per hari, sekarang bisa 50 sampai 60 orang,” ujarnya.
Salah seorang penumpang tujuan Medan, Ardi (30), mengaku memanfaatkan libur Nataru untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga.
“Kalau pulang kampung biasanya lebih dari seminggu, jadi barang bawaan juga lebih banyak,” katanya.
Hingga Minggu siang, arus penumpang masih terus berdatangan dan diperkirakan meningkat mendekati akhir Desember. Masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal guna menghindari kehabisan kursi.(cr7)
Editor : Hendra Efison