Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dari Penasihat DWP Kementerian ESDM RI, Sri Suparni Bahlil Lahadalia.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 50 unit filter air, 125 paket alat kebersihan, sekitar 60 paket sembako, serta mainan dan makanan untuk anak-anak.
Selain bantuan dari DWP Kementerian ESDM, kelompok Pengajian Al-Hidayah turut menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp50 juta bagi warga terdampak.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian DWP Kementerian ESDM dan Kelompok Pengajian Al-Hidayah kepada masyarakat Kota Padang yang terdampak bencana.
Ia menilai kehadiran dan bantuan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas dan empati terhadap warga di daerah.
“Bantuan dan perhatian yang diberikan sangat berarti bagi masyarakat kami. Insyaallah, malam ini merupakan akhir masa tanggap darurat dan mulai besok kita memasuki masa transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Fadly Amran.
Fadly Amran menegaskan, tahap rehabilitasi dan rekonstruksi merupakan fase penting yang sangat dinantikan masyarakat. Pemerintah Kota Padang, kata dia, berkomitmen untuk menghadirkan hunian tetap yang nyaman dan layak bagi warga terdampak bencana.
Sementara itu, Sri Suparni Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bentuk silaturahmi sekaligus kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat.
“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi saudara-saudara kita serta memberikan semangat dan penguatan. Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat dan motivasi bagi masyarakat,” tutur Sri Suparni.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di hunian sementara, sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana yang tengah memasuki tahap transisi di Kota Padang.(*)
Editor : Heri Sugiarto