Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fenomena Supermoon 3 Januari 2026, BMKG Imbau Waspada Banjir Rob di Pesisir Sumatera Barat

Randi Zulfahli • Sabtu, 3 Januari 2026 | 02:18 WIB

BMKG imbau warga pesisir waspada pasang air laut maksimum saat Supermoon 3 Januari 2026.(Foto ilustrasi: Gemini AI)
BMKG imbau warga pesisir waspada pasang air laut maksimum saat Supermoon 3 Januari 2026.(Foto ilustrasi: Gemini AI)
PADEK.JAWAPOS.COM-Masyarakat di pesisir Sumatera Barat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang dipicu oleh fenomena Supermoon pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Fenomena astronomi ini terjadi ketika Bulan purnama berada di titik terdekatnya dengan Bumi (perigee), sehingga terlihat lebih besar 14% dan lebih terang sekitar 30% dibanding purnama biasa.

NASA menegaskan, purnama ini juga merupakan supermoon, yang membuat Bulan terlihat lebih besar dan terang dari biasanya.

"Puncak pasang air laut dipicu oleh fase Bulan Purnama yang akan terjadi pada 3 Januari 2026. Fenomena ini secara alami meningkatkan tinggi pasang air laut," ungkap Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/1/2026).

Prediksi Tinggi Pasang Air Laut dan Jadwal Pasang Surut

Berdasarkan data Prediksi Pasang Surut 3 Januari 2026 yang dirilis BMKG Maritim Teluk Bayur Padang, pasang dan surut air laut diperkirakan terjadi pada waktu berikut:

Waktu Pasang:

Waktu Surut:

Pasang air laut maksimum di Sumatera Barat diperkirakan mencapai 1,3–1,5 meter, khususnya pada rentang waktu pukul 18.00 hingga 20.00 WIB. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama di sepanjang pesisir.

Cuaca Ekstrem Perairan Memperburuk Potensi Banjir Rob

Selain pasang laut, situasi diperburuk oleh potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan. Menurut Sahat, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di wilayah perairan Sumatera Barat dan Mentawai pada periode 2–5 Januari.

BMKG memetakan sejumlah wilayah yang masuk zona waspada banjir rob kategori menengah, antara lain: Pasaman Barat, Agam, Padang, Padangpariaman, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.

Dampak yang mungkin muncul berupa genangan air laut setinggi 2–20 cm, menjangkau jarak 20–100 meter dari bibir pantai. Ketinggian gelombang laut diperkirakan 0,50–2,00 meter, dengan kecepatan angin 2–15 knots.

Imbauan BMKG kepada Masyarakat Pesisir

Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi tersebut, BMKG meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada.

Sahat menekankan bahwa meski dampak dikategorikan menengah, kombinasi pasang air laut dan hujan lebat tetap memerlukan langkah antisipasi mandiri, seperti menyiapkan tanggul darurat atau mengamankan peralatan rumah tangga di wilayah pesisir.

Masyarakat disarankan selalu memantau kondisi terkini melalui kanal resmi BMKG untuk memastikan aktivitas tetap aman dan nyaman.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#banjir rob pesisir Sumatera Barat #fenomena supermoon #Supermoon 3 Januari 2026 #info cuaca BMKG #gelombang laut tinggi #pasang surut air laut 2026