Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dua Jet Tempur Mendarat di Tol Trans Sumatera, Infrastruktur Disiapkan untuk Pertahanan Darurat

Novitri Selvia • Jumat, 13 Februari 2026 | 11:43 WIB

Hutama Karya wujudkan 1.042 KM Jalan Tol Trans Sumatera.
Hutama Karya wujudkan 1.042 KM Jalan Tol Trans Sumatera.

PADEK.JAWAPOS.COM-Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), TNI-AU, serta PT Hutama Karya, menghelat uji coba pendaratan dua pesawat tempur di Jalan Tol Trans Sumatera (JTSS) pada Rabu (11/2).

Tujuannya mengoptimalkan infrastruktur untuk mendukung pertahanan negara. Ke depan, jalan tol disiapkan sebgai landasan pacu bila pangkalan udara tak dapat digunakan.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto mengatakan, lokasi uji coba itu berada di JTSS Ruas Terbanggi Besar-Pematanag Panggang-Kayu Agung (Terpeka), Lampung.

Dua pesawat tempur yang mendarat adalah EMB-13 Super Tucano dan F-16. “Uji coba berjalan sukses. Begitu pula lepas landasnya berjalan aman,” paparnya.

Kegiatan itu, kata Donny, bukan semata atraksi. Namun, menjadi penanda penguatan sistem pertahanan negara, khususnya dalam menyiapkan infrastruktur sipil yang dapat difungsikan untuk pertahanan saat kondisi darurat.

Menurut dia, jalan tol disiapkan sebagai alternatif landasan pacu ketika pangkalan udara tidak dapat digunakan. Itu sejalan dengan konsep pertahanan semesta yang menempatkan seluruh komponen sebagai bagian dari upaya bela negar.

“Termasuk kementerian teknis, operator jalan tol, serta masyarakat,” ucap Donny.

Pendaratan pesawat tempur itu juga menandai operasional jalan tol. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyampaikan, infrastruktur jalan tol punya nilai strategis.

Fungsinya tidak hanya mendukung konektivitas, tapi juga kepentingan nasional secara luas. “Alhamdulillah. Terima kasih atas uji coba pendaratan pesawat tempur di segmen jalan tol ini dengan selamat. Kita jadikan acuan,” ucapnya.

Kepala Staf TNI-AU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut dia, peran perusahaan mencerminkan komitmen untuk berpartisipasi dalam program strategis nasional.

“Pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat merupakan bentuk optimalisasi infrastruktur untuk kepentingan negara,” paparnya.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah mendukung sinergi lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional.

“Dengan tetap memastikan standar keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional terpenuhi secara optimal. Intinya, jalan tol sekuat runway bandara,” terangnya.

Menurut dia, pada median jalan akan dilakukan perubahan desain dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan pengguna jalan tol.

Dengan dibukanya kembali segmen itu, operasional jalan tol telah berjalan normal dan dapat dilintasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama,” jelasnya. (idr/aph/jpg)

Editor : Novitri Selvia
#Donny Ermawan Taufanto #Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) #PT Hutama Karya (HK)