Pengiriman ini menjadi penanda dimulainya langkah penting dalam upaya pemulihan pascabencana di Sumatera, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak.
Momentum pelepasan dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Indrieffouny Indra bersama Komisaris Utama Sigit Widyawan serta para komisaris Christina Aryani, Lydia Silvanna Djaman, Satya Bhakti Parikesit, Saor Siagian, Agung Budi Mulyanto, dan Ratna Irsana.
Turut hadir jajaran komisaris PT Semen Padang, yakni Komisaris Utama Werry Darta Taifur serta Komisaris Ilham Aldelano Azre dan Resiya Syafri, serta Direksi yang terdiri dari Direktur Utama Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z Lubis, dan Direktur Operasi Andria Delfa.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pengiriman perdana SEPABLOCK untuk mendukung pembangunan huntap di Sumatera.
Ia menjelaskan bahwa SEPABLOCK dirancang sebagai solusi hunian yang cepat dibangun, kokoh, dan efisien, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana yang membutuhkan percepatan pembangunan tanpa mengabaikan aspek ketahanan struktur bangunan.
“Produk ini dirancang untuk mempercepat proses pembangunan huntap sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah yang layak dan aman,” ujar Pri Gustari Akbar, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, dalam konteks bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025, kebutuhan akan hunian tetap menjadi prioritas utama agar proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan terstruktur.
Pengiriman perdana ini sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemulihan pascabencana melalui inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan lapangan serta mampu menjawab tantangan efisiensi waktu dan daya tahan bangunan.
Pri Gustari Akbar menegaskan bahwa SEPABLOCK merupakan wujud nyata transformasi dan inovasi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri semen yang semakin kompetitif, sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional di berbagai sektor strategis.
Dengan dimulainya pengiriman perdana tersebut, pembangunan huntap bagi korban badai hidrometeorologi di Sumatera memasuki tahap baru yang diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, pengembangan SEPABLOCK selaras dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia.
Poin percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur perumahan serta penguatan kota dan permukiman berkelanjutan berbasis teknologi ramah lingkungan menjadi landasan utama inovasi ini. (*)
Editor : Hendra Efison