Pengukuhan pengurus LPJK dilakukan setelah melewati proses seleksi ketat dan persetujuan dari DPR RI.
Dalam kesempatan ini, Dr. Ir. Insannul Kamil, akademisi Universitas Andalas (Unand) sekaligus Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, ditetapkan sebagai Ketua LPJK Nasional periode 2025–2029.
Menteri Dody menekankan peran strategis LPJK dalam menjaga standar kompetensi dan profesionalisme tenaga konstruksi nasional agar mampu bersaing di tingkat regional maupun global.
“Pemerintah membutuhkan dukungan LPJK untuk menjaga kualitas dan akuntabilitas sektor ini,” ujar Dody pada pelantikan yang juga dihadiri Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti.
Menurutnya, transformasi digital dan penerapan prinsip keberlanjutan harus menjadi prioritas kerja LPJK ke depan.
Pembangunan infrastruktur yang masif perlu diimbangi dengan standar keselamatan kerja, efisiensi, dan penerapan teknologi konstruksi modern yang ramah lingkungan.
LPJK diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan pembangunan infrastruktur tidak amburadul dan tetap mengedepankan kualitas.
Insannul Kamil menyatakan siap mengemban tugasnya sebagai Ketua LPJK. Sosok Insannul Kamil dikenal luas dalam dunia jasa konstruksi nasional dan aktif di berbagai kegiatan akademik serta organisasi profesional.
Para kolega dari Kadin Indonesia dan akademisi Unand memberikan ucapan selamat atas pelantikannya.
Dengan struktur kepengurusan yang baru, LPJK diharapkan mampu memperkuat pengembangan dan pengawasan jasa konstruksi nasional. Hal ini menjadi penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berstandar internasional, sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan daya saing sektor konstruksi Indonesia.(*)
Pengurus LPJK Nasional Periode 2025–2029
Ketua: Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng.
Anggota: Ir. Betty Hariyani, S.T., M.H., M.T.; Ir. Hambali, S.T., M.T.; Ir. Bastian Sodunggaron Sihombing, M.Eng.; Dr. Ir. Michael Sofian Tanuhendrata, M.PM, MM; Dr. Ir. Sigit Adjar Susilo, MM., MT; Muhammad Ikhsan, S.T, M.Sc., Ph.D.