Mentan Amran menyampaikan pentingnya memperkuat jaringan distribusi pangan hingga tingkat pasar rakyat. Koperasi pedagang pasar dinilai memiliki jaringan luas serta berhubungan langsung dengan pedagang dan konsumen.
Sekretaris Umum Inkoppas, Andrian Lamemuhar, menyampaikan usulan agar koperasi pedagang pasar kembali dilibatkan secara lebih langsung dalam mekanisme distribusi pangan dari BUMN. Ia menyebut koperasi dapat membantu pembiayaan pedagang sehingga distribusi barang dapat berjalan lebih cepat.
“Sekarang karena disuruh ke pengecer kembali, agak sulit para anggota kami, karena pengecer itu kan belum tentu mempunyai modal untuk membeli barang. Kalau dulu Inkoppas di tahun 1996 kita bisa ngambil dulu dari Bulog kemudian kita banjiri sehingga barang murah. Sekarang dengan langsung ke pengecer kadang-kadang pengecer kesulitan dan kadang-kadang mereka ada yang punya biaya dan nggak, lari ke koperasi,” jelas Andrian.
Ia menambahkan bahwa koperasi pedagang pasar sebelumnya pernah membantu penyaluran berbagai komoditas pangan ke pasar rakyat sehingga turut menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Inkoppas saat ini membawahi lebih dari 2.000 koperasi pedagang pasar di berbagai daerah.
Menindaklanjuti masukan tersebut, Mentan Amran menghubungi Dirut Bulog untuk dilakukan penyesuaian. Menurut Andrian, Mentan memberikan respons cepat terhadap masukan yang disampaikan.
“Pak Menteri luar biasa. Responsnya cepat banget, ekstra. Baru kali ini melihat Menteri secepat itu. Luar biasa, kita sangat terharu,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Mentan Amran tidak terdapat keluhan dari pedagang pasar dan berharap kolaborasi dapat terus berjalan.
Kolaborasi antara pemerintah dan koperasi pedagang pasar diharapkan dapat memperkuat distribusi pangan nasional serta memastikan pasokan pangan menjangkau masyarakat dengan lebih cepat dan efisien.(*)
Editor : Heri Sugiarto