Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gempa M7,6 Guncang Bitung, 1 Tewas, Air Laut Sempat Surut

Bustanol Aripin • Kamis, 2 April 2026 | 14:01 WIB
Gempa M7,6 guncang Sulawesi Utara, 1 tewas, 3 luka, 25 gempa susulan, air laut sempat surut di Bitung, kondisi masih dipantau.
Gempa M7,6 guncang Sulawesi Utara, 1 tewas, 3 luka, 25 gempa susulan, air laut sempat surut di Bitung, kondisi masih dipantau.

SULAWESI UTARA—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis pagi pukul 06.48 WITA, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami cedera ringan.

Berdasarkan laporan sementara, pusat gempa berada sekitar 129 kilometer tenggara Bitung dengan kedalaman 62 kilometer.

Guncangan dirasakan kuat oleh masyarakat, khususnya di Kota Bitung, selama 15 hingga 20 detik dan sempat memicu kepanikan.

Baca Juga: Perairan Sumbar Berpotensi Hujan Petir 4-5 April 2026, Gelombang Capai 2,5 Meter

Air Laut Sempat Surut

Warga di wilayah Girian Bawah melaporkan fenomena surutnya air laut hingga sekitar 7–10 meter dari garis pantai.

Sementara itu, di Pantai Candi, Bitung Barat Dua, air laut juga terpantau surut sekitar 5 meter sesaat setelah gempa terjadi.

Hingga saat ini, telah terjadi 25 kali gempa susulan. Peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan juga telah resmi berakhir.

Meski demikian, terpantau adanya kenaikan muka air laut di sejumlah wilayah pesisir. Kondisi tersebut masih dalam pemantauan intensif oleh pihak berwenang.

Baca Juga: Dukung Kebutuhan Medis, Donor Darah Semen Padang, Partisipasi Membeludak

Kerusakan Bangunan Dilaporkan

Selain korban jiwa dan luka, gempa juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Tercatat enam unit rumah, empat gedung perkantoran, serta empat rumah ibadah mengalami kerusakan.

Data ini masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring proses pendataan di lapangan.

Warga Diimbau Tetap Waspada

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, George Mercy Randang, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik.

Baca Juga: Penumpang KA Sumbar Naik 11%, Tembus 153.206 Saat Lebaran 2026

Ia juga meminta warga menjauhi wilayah pantai dan daerah rendah serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait seperti BMKG dan BPBD.

“Saat ini, kondisi di wilayah terdampak masih terus dipantau oleh tim SAR gabungan dan instansi terkait guna mengantisipasi perkembangan situasi lebih lanjut,” ujar George.

Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali dan mengantisipasi potensi dampak lanjutan dari gempa.(*)

Editor : Hendra Efison
#gempa Bitung #Gempat Sulawesi Utara #korban jiwa