Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dirut PLN Raih Green Leadership PROPER 2025, Tegaskan Komitmen Transformasi Hijau

Hendra Efison • Kamis, 9 April 2026 | 17:22 WIB
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menerima penghargaan Green Leadership PROPER 2025 dari Menteri Lingkungan Hidup di Jakarta, Senin (7/4/2026).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menerima penghargaan Green Leadership PROPER 2025 dari Menteri Lingkungan Hidup di Jakarta, Senin (7/4/2026).

JAKARTA--Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo kembali meraih penghargaan Green Leadership PROPER dalam Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, Senin (7/4/2026).

Penghargaan ini menjadi yang ketiga kalinya diterima, menegaskan konsistensi kepemimpinannya dalam mendorong transformasi hijau di PLN.

Dalam ajang tersebut, kinerja lingkungan PLN juga mencatat capaian positif dengan perolehan 11 PROPER Emas dan 35 PROPER Hijau sepanjang 2025.

Capaian ini mencerminkan integrasi prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis perusahaan.

Baca Juga: Wakaf Produktif Ar Risalah dan BI Sumbar Panen Melon Hidroponik, Jadi Agroeduwisata

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan perusahaan atas kontribusi dalam praktik bisnis berkelanjutan.

“Kepada teman-teman pimpinan perusahaan, CEO, diucapkan terima kasih yang luar biasa dari kami. Bagian dari compliance yang telah Bapak lakukan berkontribusi serius dalam membangun efisiensi sumber daya, pencegahan pencemaran, serta kegiatan yang mendorong ekonomi masyarakat,” ujar Hanif.

Transformasi Energi dan Komitmen ESG PLN

Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa penghargaan PROPER menjadi bagian dari akselerasi transformasi perusahaan dalam lima tahun terakhir, khususnya dalam pengembangan energi baru terbarukan, penurunan emisi, dan pengolahan limbah bernilai ekonomi.

Ia menegaskan bahwa PLN akan terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), mempercepat target Net Zero Emissions 2060, serta meningkatkan efisiensi operasional dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: ASN Padang Didorong Kuasai Bahasa Inggris untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

“Kami terus mendorong inovasi teknologi hijau dan kolaborasi global, serta menjadikan keberlanjutan sebagai budaya kerja,” ujarnya.

Sepanjang periode 2021 hingga 2025, PLN mencatat peningkatan signifikan dalam reduksi emisi karbon dari 12,9 juta ton CO2 menjadi 51,1 juta ton CO2. Selain itu, kapasitas energi baru terbarukan mencapai sekitar 9,4 gigawatt pada 2025.

PLN juga melakukan ekspansi pembangkit berbasis gas dengan produksi mencapai 33,7 terawatt hour pada 2025 sebagai bagian dari strategi transisi energi.

Pengembangan Hidrogen dan Dampak Ekonomi

Sebagai bagian dari inisiatif dekarbonisasi, PLN mengembangkan green hydrogen sejak 2023 melalui pengoperasian Green Hydrogen Plant (GHP) pertama di Indonesia di PLTGU Muara Karang, Jakarta.

Baca Juga: Mitsubishi Fuso Tampilkan Strategi Zero Down Time di GIICOMVEC 2026

Pada 2024, PLN juga menghadirkan GHP berbasis panas bumi di PLTP Kamojang, Jawa Barat.

Saat ini, pengembangan GHP telah tersebar di 22 lokasi di Indonesia dengan total kapasitas mencapai 203 ton per tahun.

Pemanfaatan green hydrogen ke depan diarahkan untuk co-firing PLTU, bahan bakar transportasi ramah lingkungan, serta kebutuhan sektor industri.

Darmawan menyatakan bahwa berbagai inisiatif tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, dan mendukung pembangunan infrastruktur nasional.(*)

Editor : Hendra Efison
#PROPER 2025 #Green Leadership 2025 #dirut pln