PADEK.JAWAPOS.COM-Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman resmi kembali memimpin Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) untuk periode 2026–2030 setelah ditetapkan secara aklamasi dalam Sidang Pleno Musyawarah Besar (Mubes) di Hotel Four Points Makassar, Sabtu (2/4/2026).
Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Pimpinan Sidang Pleno, Rahman Pina, setelah seluruh peserta Mubes sepakat memberi amanah kepemimpinan kepada Amran.
Ia dinyatakan kembali memimpin IKA Unhas tanpa voting karena dukungan yang sangat dominan dari alumni lintas wilayah, fakultas, dan jenjang.
“Menetapkan Dr. Andi Amran Sulaiman sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Universitas Hasanuddin periode 2026–2030,” ujar Rahman Pina saat memimpin sidang.
Dukungan 84,5 Persen: Konsolidasi Alumni yang Solid
Sebelum sidang pleno berlangsung, Ketua Panitia Mubes IKA Unhas, Muhammad Ramli Rahim, mengungkapkan bahwa dukungan terhadap Amran telah mencapai 84,5 persen dari seluruh peserta dan delegasi yang hadir.
Angka tersebut jauh melampaui ambang batas persyaratan pencalonan dalam AD/ART organisasi.
Ramli merinci bahwa seluruh 16 IKA fakultas mengirimkan 291 peserta. Sebanyak 25 dari 27 IKA wilayah turut serta dengan 75 peserta, diikuti partisipasi dari 30 dari 44 daerah serta 48 departemen. Dari dukungan formal, tercatat 15 dari 16 fakultas, 23 wilayah, dan 22 daerah secara resmi mengusulkan nama Amran sebagai calon Ketua Umum.
“Alhamdulillah, persiapan tidak begitu lama, namun panitia mampu menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.
Amran: Amanah Berat yang Harus Dijalankan Kolektif
Dalam sambutannya, Mentan Amran menegaskan bahwa amanah besar tersebut tidak mungkin dijalankan seorang diri. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan soliditas jaringan alumni sebagai kekuatan utama organisasi.
“Memang tanggung jawab ini berat. Ini tidak bisa kita bawa bergerak secara eksponensial kalau kita tidak kolaborasi. Tidak ada sukses kalau hanya seorang diri,” kata Amran.
Ia juga mengingatkan agar seluruh alumni menjaga kepercayaan dan nama baik almamater di manapun mereka berada.
“Kalau kita kerja baik, hubungan kita baik, itu luar biasa. Jaga kepercayaan itu. Jaga kepercayaan Unhas dimanapun berada. Seluruh wilayah kita menyatu. Karena takdir tidak pernah tertukar,” tegasnya.
Capaian Sektor Pangan Nasional dan Pengakuan Dunia
Dalam kesempatan tersebut, Amran turut menyinggung capaian sektor pangan nasional yang menurutnya tidak mungkin diraih tanpa kerja kolektif lintas sektor, termasuk dukungan TNI, Polri, Kejaksaan, dan instansi lain.
“Kita tidak mungkin mencapai swasembada kalau bukan karena dukungan teman-teman semua. Dukungan TNI, Polri, Kejaksaan hingga seluruh elemen bangsa sehingga kita bisa gemparkan dunia,” ujarnya.
Amran menambahkan bahwa prestasi tersebut telah mendapat pengakuan global, dan menjadi kebanggaan Indonesia di berbagai forum internasional.
“Presiden bangga menyampaikan di berbagai forum dunia seperti PBB, G20, dan APEC bahwa ketahanan pangan Indonesia luar biasa, bahkan swasembada. Dan itu kerja kita semua,” ucapnya.
Konsolidasi Alumni dan Peran Strategis IKA Unhas
Kembalinya Amran sebagai Ketua Umum PP IKA Unhas menegaskan kuatnya konsolidasi alumni di bawah kepemimpinannya. Selama ini, IKA Unhas dikenal aktif membangun jejaring hingga level global dan mendorong kontribusi konkret alumni bagi pembangunan sektor strategis, khususnya pangan dan hilirisasi.
Dengan legitimasi dukungan yang mengakar dan struktur organisasi yang solid, masa kepemimpinan 2026–2030 diproyeksikan menjadi momentum untuk memperkuat peran alumni dalam pembangunan daerah, nasional, hingga internasional.(*)
Editor : Heri Sugiarto