Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kementan Cetak Generasi Muda sebagai Penggerak Pertanian Modern Indonesia

Heri Sugiarto • Jumat, 22 Mei 2026 | 06:18 WIB
Pemilihan Young Ambassador Agriculture (YAA), Duta Polbangtan/PEPI, dan Brigade Pangan Inspiratif 2026 di Ciawi pada 19–21 Mei 2026..(Foto: Humas)
Pemilihan Young Ambassador Agriculture (YAA), Duta Polbangtan/PEPI, dan Brigade Pangan Inspiratif 2026 di Ciawi pada 19–21 Mei 2026..(Foto: Humas)

PADEK.JAWAPOS.COM-Kementerian Pertanian terus memperkuat regenerasi petani melalui peningkatan kapasitas dan kepemimpinan generasi muda. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian nasional di tengah tantangan global.

Melalui Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menggelar rangkaian kegiatan Pemilihan Young Ambassador Agriculture (YAA), Duta Polbangtan/PEPI, dan Brigade Pangan Inspiratif 2026 di Ciawi pada 19–21 Mei 2026.

Regenerasi Petani Jadi Prioritas Kementan

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menegaskan pentingnya menyiapkan SDM muda yang berdaya saing dan adaptif terhadap perubahan.

“Kami ingin menciptakan generasi muda pertanian yang adaptif, profesional, dan mampu menjadi penggerak pembangunan pertanian di daerah masing-masing,” ujar Arsanti.

Program YAA dan Brigade Pangan Inspiratif menjadi bagian dari strategi jangka panjang Kementan dalam menyiapkan SDM pertanian yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berjiwa pemimpin dan memiliki kemampuan kewirausahaan.

Mentan Amran: Pertanian Adalah Bisnis Besar yang Menjanjikan

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa generasi muda merupakan fondasi penting dalam menghadapi tantangan krisis pangan global dan perubahan iklim.

Menurutnya, pertanian modern membutuhkan SDM unggul yang mampu menguasai teknologi serta inovasi.

“Pertanian saat ini bukan lagi sektor tradisional. Pertanian adalah bisnis besar yang menjanjikan dan membutuhkan anak-anak muda yang kreatif, inovatif, serta menguasai teknologi. Kalau pangan kuat, bangsa juga akan kuat,” tegas Mentan Amran.

Ia menambahkan bahwa petani muda akan menjadi penggerak tercapainya swasembada pangan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai calon lumbung pangan dunia.

Penguatan Kapasitas dan Literasi Digital Bagi Peserta

Sepanjang kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan intensif meliputi pelatihan kepemimpinan, public speaking, personal branding dan strategi promosi pertanian di era digital

lMereka juga didorong menjadi duta pertanian yang mampu menjembatani program strategis Kementan kepada masyarakat luas, sekaligus mempromosikan pertanian modern sebagai sektor yang menjanjikan.

Melalui langkah terstruktur ini, Kementan berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik berkarier di dunia pertanian. Keterlibatan mereka dinilai penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mempercepat transformasi menuju pertanian modern berbasis inovasi dan efisiensi.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#regenerasi petani #Young Ambassador Agriculture #ketahanan pangan #kementan #Pertanian Modern