Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pupuk Indonesia Buktikan Pemupukan Berimbang Mampu Tingkatkan Produktivitas Padi hingga 8,288 Ton per Hektare

Heri Sugiarto • Rabu, 17 Juni 2026 | 19:32 WIB
PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong petani di berbagai daerah untuk menerapkan pemupukan berimbang. (Foto: Corcom)
PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong petani di berbagai daerah untuk menerapkan pemupukan berimbang. (Foto: Corcom)

PADEK.JAWAPOS.COM – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mendorong petani di berbagai daerah untuk menerapkan pemupukan berimbang. Metode ini terbukti mampu menghasilkan produktivitas padi hingga 8 ton per hektare pada lahan percontohan di Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Regional CEO Regional 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan F., mengatakan hasil panen tersebut menjadi bukti bahwa pemupukan berimbang menggunakan produk-produk Pupuk Indonesia mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas tanaman sekaligus menunjukkan kualitas produk yang tetap terjaga.

“Kami ingin memberikan edukasi sekaligus pembuktian langsung kepada petani mengenai pentingnya pemupukan berimbang. Pada kegiatan ini dilakukan demplot pemupukan berimbang dengan dosis pemupukan 500 kilogram Petroganik, 300 kilogram per hektare Phonska, serta 200 kilogram per hektare Urea,” ujar Ihwan.

Berdasarkan hasil ubinan, lahan percontohan yang menerapkan metode pemupukan berimbang menghasilkan produktivitas sebesar 8,288 ton per hektare.

Menurut Ihwan, hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan pemupukan berimbang mampu memberikan hasil optimal sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk. Produktivitas yang dicapai berada pada tingkat yang sangat baik dan menunjukkan bahwa rekomendasi pemupukan yang tepat dapat mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal.

Ia menambahkan, peningkatan produktivitas padi pada lahan demplot tersebut menjadi bukti bahwa penggunaan pupuk berkualitas yang didukung penerapan dosis sesuai rekomendasi mampu menghasilkan produktivitas tinggi dan berkelanjutan.

“Hasil uji coba ini memberikan keyakinan kepada petani bahwa pemupukan berimbang memberikan efek peningkatan produktivitas tanaman padi,” jelasnya.

Ke depan, Pupuk Indonesia akan terus mendorong kegiatan uji coba pemupukan berimbang serta pendampingan kepada petani guna memperluas pemahaman mengenai praktik pemupukan yang tepat sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lahan.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional sekaligus mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Menurut Ihwan, hasil yang diperoleh dari demplot di Kecamatan Nanggulan memberikan gambaran nyata kepada petani bahwa penerapan teknologi budidaya dan pemupukan berimbang merupakan salah satu kunci untuk mencapai hasil panen yang tinggi, efisien, dan berkelanjutan.

Editor : Heri Sugiarto
#Pemupukan Berimbang #ketahanan pangan nasional #kulon progo #pupuk indonesia #produktivitas padi