Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi Dairi Jadi 12,3 Ton per Hektare

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 14:39 WIB
Pupuk Indonesia tingkatkan produktivitas padi Dairi menjadi 12,3 ton per hektare. (Foto: Corcom PI)
Pupuk Indonesia tingkatkan produktivitas padi Dairi menjadi 12,3 ton per hektare. (Foto: Corcom PI)

PADEK.JAWAPOS.COM – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meningkatkan produktivitas padi di Desa Lumban Toruan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjadi 12,3 ton per hektare.

Produktivitas tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelumnya yang mencapai 6 ton per hektare.

Peningkatan produktivitas terjadi di lahan demplot Pupuk Indonesia yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Dairi.

Assistant Officer Pendukung Penjualan Regional 1 Pupuk Indonesia, Hendra Sagita, mengatakan keberhasilan demplot tersebut diharapkan dapat membangkitkan kembali kepercayaan diri petani untuk kembali mengolah sawah.

Sebelumnya, para petani sempat mengalami penurunan hasil panen yang drastis sehingga aktivitas pengolahan sawah menjadi lesu.

“Keberhasilan demplot ini diharapkan dapat membangkitkan kembali kepercayaan diri para petani untuk kembali mengolah sawah setelah sebelumnya sempat lesu akibat penurunan hasil panen yang drastis,” ungkap Hendra.

Produktivitas Padi Diukur Melalui Sampel Ubinan

Hendra menjelaskan, produktivitas padi sebesar 12,3 ton per hektare diperoleh melalui pengukuran menggunakan pengambilan contoh atau sampel ubinan.

Pengukuran dilakukan secara bersama oleh Pupuk Indonesia, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan petani setempat sehingga hasil panen dapat diketahui secara objektif.

Menurut Hendra, peningkatan produktivitas tidak terlepas dari pengolahan lahan yang tepat, pola pemupukan yang terukur atau berimbang, serta pendampingan intensif yang diberikan Pupuk Indonesia selama musim tanam.

“Keberhasilan demplot diharapkan menjadi pemicu bagi petani di Kabupaten Dairi untuk mengoptimalkan lahan persawahan. Dengan peningkatan produktivitas dan penerapan budidaya yang tepat, upaya mengembalikan Dairi sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Utara diharapkan dapat diwujudkan secara bertahap,” tambahnya.

DKPPP Dairi Apresiasi Hasil Demplot

Keberhasilan peningkatan produktivitas padi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Bidang DKPP Kabupaten Dairi, Sukaedah Angkat.

Menurutnya, capaian demplot menunjukkan bahwa pengelolaan lahan dan pemupukan yang tepat dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan.

Ia mengatakan perbaikan kondisi tanah juga menjadi salah satu faktor penting sebelum petani memasuki masa tanam.

Karena itu, Sukaedah mendorong petani menggunakan pupuk organik dan kapur pertanian.

“Langkah ini penting untuk memperbaiki pH tanah agar penyerapan unsur hara berjalan maksimal, dengan penerapan metode ini kita optimistis dapat mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan,” kata Sukaedah. (*)

Editor : Heri Sugiarto
produktivitas padi Dairi padi per hektare demplot Pupuk Indonesia pertanian Dairi pupuk indonesia