Dalam pertemuan itu, Gubernur Hyogo, Saito Motohiko, dan Dubes Heri memastikan iklim investasi yang kondusif antar kedua negara.
”Indonesia siap menawarkan lebih banyak insentif bagi para investor asing, termasuk untuk perusahaan yang berbasis di Prefektur Hyogo. Iklim investasi di Indonesia saat ini sudah semakin kondusif,” kata Dubes Heri yang didampingi oleh Konsul Jenderal Osaka Diana Sutikno dan Koordinator Fungsi Politik KBRI Tokyo Andi Ardiansyah dalam keterangannya, Selasa (26/10).
Selain bertemu dengan Gubernur Hyogo, Dubes Heri juga melakukan rangkaian pertemuan dengan kalangan pebisnis di Hyogo. Seperti, Representative Director, President and Executive Officer Nichirin Co. Ltd. Ruichi Maeda menyampaikan niatnya merekrut Specified Skilled Workers (Tokutei Ginou) asal Indonesia.
Sementara Presiden Direktur Kanemitsu Corp, Toshiaki Kanemitsu mengapresiasi keamanan berbisnis, baik bagi perusahaan maupun para pekerja asal Jepang di Indonesia.
Ia berencana menambahkan pabrik khusus yang memproduksi komponen mesin pertanian.
Kepada para pebisnis itu, Dubes Heri menyampaikan pentingnya untuk mengembangkan bisnis di Indonesia karena potensi Indonesia yang besar bagi industri otomotif.
Selain itu, tambah Heri, pengembangan bisnis juga akan mendukung pemulihan ekonomi bagi kedua negara pasca pendemi.
Dalam rangkaian kunjungan ke Hyogo, Dubes Heri Akhmadi berkesempatan bertemu dengan Katsuo Tanaka, President Aircraft Division, ShinMaywa Industries, Ltd., dan meninjau pabrik ShinMaywa divisi pesawat terbang.
Pertemuan ini ditujukan untuk menjajaki kerja sama pesawat terbang antara ShinMaywa Aircraft Division dengan PT. Dirgantara Indonesia dalam melakukan joint production untuk sea-plane.
Dalam sambutannya, Gubernur Hyogo, Motohiko mengucapkan terima kasih kepada Indonesia yang telah menjadi tuan rumah yang baik bagi keberlangsungan bisnis dari 40 perusahaan Jepang yang berasal dari Perfektur Hyogo, Jepang. (mfz/jpg) Editor : Novitri Selvia