Dikenal sebagai ayunan tertinggi di Eropa, alat ini terletak di atas sebuah hotel yang bersebelahan dengan Menara TV Berlin yang terkenal.
Dengan biaya sekitar 20 euro (sekitar 22 dolar AS) untuk lima menit, atraksi ini menawarkan cara baru untuk menikmati pemandangan kota Berlin sambil memberikan sensasi adrenalin.
Setelah dipasang sabuk pengaman, pengunjung akan didorong maju sehingga saat mencapai titik tertinggi ayunan, mereka hanya akan dikelilingi oleh udara dan tanah sejauh 120 meter di bawah.
"Setelah beberapa ayunan pertama, kamu akan terbiasa dan merasa bebas," kata Vent, seorang pekerja media yang mencoba ayunan ini untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-36.
Sejak dibuka pada Juni lalu, ayunan ini telah menarik lebih dari 100 pengunjung setiap hari.
Victoria Voigt, seorang pekerja sosial berusia 34 tahun, menemukan atraksi ini melalui media sosial dan menggambarkannya sebagai pengalaman yang terasa seperti terbang.
Wendy Sorice, seorang pekerja hotel berusia 30 tahun, menyebut pengalaman ini sebagai dorongan adrenalin dan mengaku akan senang jika bisa melakukannya lebih lama dari lima menit.
Namun, pacarnya tidak begitu antusias karena mengalami vertigo dan memilih tetap di bawah untuk merekam.
"Kami ingin menciptakan sesuatu yang sederhana dan mudah diakses," kata Andi Hoefer, direktur utama perusahaan yang mendirikan ayunan tersebut.
Perusahaan ini sebelumnya menawarkan base jumping dari puncak gedung, tapi minim peminat.
Ayunan ini kini menjadi pesaing Menara TV Berlin yang terkenal, yang memiliki jendela miring dan menawarkan pemandangan luas kota Berlin.
"Mereka memiliki jendela miring, tetapi kami memiliki teras dan udara segar," kata Hoefer.
Apakah ayunan ini memegang rekor sebagai ayunan tertinggi di Eropa, mengalahkan ayunan 100 meter di Amsterdam? "Itu kebetulan belaka," tambahnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto