Tabrakan terjadi pada 10 Maret 2025 pukul 09:48 waktu setempat, di lepas pantai East Yorkshire, sekitar 16 kilometer dari kota pelabuhan Hull, inggris.
Kapal tanker minyak bernama Stena Immaculate, berbendera Amerika Serikat, sedang berlabuh di dekat pelabuhan Immingham setelah berlayar dari Yunani dengan muatan produk minyak bumi. Tabrakan tak bisa dihindari ketika Kapal kargo bernama Solong, berbendera Portugal, sedang dalam perjalanan menuju Rotterdam.
Tabrakan ini telah menyebabkan kebakaran besar di salah satu kapal, dengan asap hitam pekat terlihat membubung ke langit.
Penjaga Pantai Inggris (UK Coastguard) memimpin operasi penyelamatan, dengan bantuan helikopter, pesawat, sekoci penyelamat, dan kapal pemadam kebakaran dari berbagai kota.
Kapal tanker Stena Immaculate adalah bagian dari program pemerintah AS untuk memasok bahan bakar bagi angkatan bersenjata Amerika, termasuk kapal perang dan pesawat tempur. Diketahui bahwa kapal kargo tersebut membawa 15 kontainer berisi senyawa natrium sianida yang sangat beracun.
Royal National Lifeboat Institution (RNLI) juga turut serta dalam evakuasi para awak kapal. Fokus utama mereka adalah memadamkan kebakaran dan mencegah potensi pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak.
Ditemukan 32 orang terluka dalam insiden ini dan para korban telah dievakuasi ke darat menggunakan tiga kapal penyelamat dan langsung mendapatkan perawatan medis di dermaga pelabuhan Grimsby. Sementara salah satu dari 14 awak Solong dinyatakan hilang.
Perusahaan tanker Swedia Stena Bulk mengonfirmasi bahwa mereka adalah pemilik kapal minyak yang terlibat kecelakaan di lepas pantai East Yorkshire. Kapal tanker tersebut dioperasikan oleh Crowley, perusahaan maritim yang berkantor pusat di Amerika Serikat. Sedangkan Kapal kargo Solong dimiliki oleh perusahaan Jerman, Reederei Koepping.
Jalur perairan di lokasi kejadian dikenal sebagai salah satu jalur tersibuk di Laut Utara, dengan lalu lintas kapal yang tinggi menuju pelabuhan di Inggris, Belanda, dan Jerman.(*)
Editor : Hendra Efison