Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

British Airways Alami Insiden, Saat Kesalahan Kopilot Memicu Kebakaran Pesawat

M Algredi • Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:05 WIB

(BBC.co.uk)
(BBC.co.uk)
PADEK.JAWAPOS.COM--Pesawat British Airways bersiap untuk lepas landas di Bandara Gatwick, Inggris. Penerbangan dijadwalkan menuju Vancouver, Kanada.

Para kru berjumlah 13 orang awak dan 334 penumpang berada di dalam pesawat telah duduk dengan nyaman, saat pramugari menyelesaikan pemeriksaan terakhir, dan mesin pesawat mulai meraung, siap membawa mereka ke tujuan.

Saat pesawat mencapai kecepatan V1, titik keputusan untuk lepas landas harus dibuat, kopilot secara tidak sengaja mengurangi daya dorong.

Pilot utama, yang menyadari kesalahan ini, berusaha mengembalikan daya dorong, tetapi kebingungan terjadi di antara mereka.

Dalam hitungan detik, kopilot memutuskan untuk membatalkan lepas landas, tetapi pesawat sudah hampir mencapai kecepatan penuh.

Pilot utama mencoba menghentikan pesawat dengan mengaktifkan sistem pengereman maksimal, menyebabkan gesekan ekstrem pada roda pesawat.

Pesawat berhasil berhenti sebelum mencapai ujung landasan. Namun, dalam hitungan detik, suasana berubah drastis, kepulan asap muncul dari roda pesawat, dan alarm darurat berbunyi di kokpit.

Pesawat diketahui mengalami kebakaran pada sistem rem saat melakukan rejected takeoff (RTO) yaitu prosedur pembatalan lepas landas setelah mencapai kecepatan tertentu.

Akibat sistem rem mengalami pemanasan berlebih, hingga asap mulai mengepul dari roda, dan api kecil muncul, memicu kepanikan di dalam kabin.

Para kru segera mengaktifkan prosedur evakuasi, meminta penumpang untuk meninggalkan pesawat melalui pintu darurat.

Pesawat diketahui berhenti beberapa jarak sebelum ujung landasan pacu, petugas pemadam kebakaran bandara bersiap untuk memadamkan api di roda pendaratan sebelah kanan.

Tidak ada korban jiwa, tetapi beberapa penumpang mengalami luka ringan akibat kepanikan saat keluar dari pesawat.

Otoritas Penerbangan Inggris (AAIB) segera melakukan investigasi terhadap insiden tersebut, dan menutup landasan pacu selama 50 menit. Ada 23 keberangkatan dibatalkan di bandara West Sussex tersebut.

BBC melaporkan bahwa insiden ini terjadi akibat kesalahan komunikasi antar pilot di kokpit yang menyebabkan keputusan yang terlambat dan berisiko. British Airways mengonfirmasi bahwa kebakaran hanya terjadi pada sistem rem dan bukan pada seluruh pesawat.

Para penyelidik mengatakan kopilot tak sengaja menggerakkan tuas ke kiri, padahal seharusnya menggerakkan tuas ke kanan, yang akan mengurangi daya dorong pesawat Boeing 777 tersebut.

Kesalahan kecil di kokpit bisa berdampak besar. Insiden ini menjadi pengingat bagi dunia penerbangan bahwa koordinasi dan komunikasi antar pilot sangat krusial dalam setiap fase penerbangan.(*)

Editor : Hendra Efison
#Memicu Kebakaran Pesawat #British Airways Insiden #Kesalahan Kopilot