Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gelombang Panas Landa Eropa, 50 Ribu Warga Dievakuasi akibat Kebakaran Hutan Turki

Heri Sugiarto • Senin, 30 Juni 2025 | 23:08 WIB

Petugas pemadam kebakaran Turki melakukan upaya  mengendalikan kebakaran hutan besar-besaran di Izmir. (Foto: Facebook/İzmir Büyükşehir Belediyesi/ StratNews Global)
Petugas pemadam kebakaran Turki melakukan upaya mengendalikan kebakaran hutan besar-besaran di Izmir. (Foto: Facebook/İzmir Büyükşehir Belediyesi/ StratNews Global)
PADEK.JAWAPOS.COM-Lebih dari 50.000 warga dievakuasi dari 41 permukiman di Provinsi Izmir dan sekitarnya setelah kebakaran hutan melanda wilayah barat Turki untuk hari kedua berturut-turut, menurut otoritas setempat pada Senin (30/6).

Evakuasi massal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi atas meluasnya kebakaran yang diperparah oleh angin kencang dan suhu tinggi.

Menteri Kehutanan Turki, Ibrahim Yumakli, menyampaikan bahwa api menyebar cepat di wilayah Kuyucak dan Doganbey, didorong angin kencang dengan kecepatan 40–50 km per jam.

Lebih dari 1.000 personel, termasuk helikopter, pesawat pemadam, dan kendaraan darat, dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

“Upaya pemadaman terus berlangsung intensif. Kami mengerahkan semua sumber daya untuk mengendalikan api,” kata Yumakli dalam konferensi pers di Izmir, dilansir Al Jazeera.

Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) kemudian mengonfirmasi melalui platform X bahwa lebih dari 50.000 penduduk dari 41 permukiman telah dievakuasi sementara ke lokasi yang aman.

Mayoritas warga berasal dari wilayah dekat kawasan wisata Izmir yang kini dikepung api.

Akibat situasi darurat ini, operasional Bandara Adnan Menderes di Izmir sempat dihentikan, menurut laporan media lokal.

Rekaman media memperlihatkan helikopter dan traktor pemadam kebakaran bekerja keras memadamkan api, sementara asap tebal menyelimuti perbukitan yang dipenuhi pohon-pohon hangus terbakar.

Sebelumnya, helikopter sempat tidak dapat terbang karena angin kencang, dan memaksa tim darat bekerja ekstra dengan hanya dibantu dua pesawat pengebom air.

Menurut Gubernur Izmir, Suleyman Elban, kebakaran pertama diketahui muncul pada Minggu (29/6), di antara distrik Seferihisar dan Menderes, dan menyebar cepat akibat hembusan angin hingga 117 km per jam.

Di Desa Urkmez, warga bahkan terpaksa menebang pohon untuk membuat sekat api demi menyelamatkan rumah mereka.

Kebakaran juga terjadi di tempat pembuangan sampah Gaziemir, sekitar 13 kilometer dari pusat kota Izmir.

Api menjalar ke area hutan terdekat dan mengancam zona industri Otokent yang merupakan pusat beberapa dealer mobil. Salah satu dealer tampak terbakar dalam siaran televisi NTV.

Kawasan pesisir Turki memang kerap dilanda kebakaran hebat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di musim panas yang makin panas dan kering.

Tahun lalu, wilayah Izmir juga mengalami kebakaran besar yang serupa.

Gelombang Panas Melanda Eropa Selatan

Kebakaran besar tidak hanya terjadi di Turki. Di Eropa Selatan, para petugas pemadam turut dikerahkan seiring gelombang panas ekstrem yang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Di Prancis, api melanda kawasan Corbieres di Aude, wilayah barat daya, dengan suhu mencapai lebih dari 40°C.

Otoritas setempat mengevakuasi sebuah area perkemahan dan biara sebagai langkah pencegahan.

Sementara itu di Yunani, petugas pemadam harus menangani kebakaran hutan di wilayah pesisir selatan Athena, yang memaksa beberapa evakuasi.

Lembaga Meteorologi dan Laut Portugal mengeluarkan peringatan merah hingga Senin malam untuk beberapa wilayah di bagian selatan negara itu, termasuk ibu kota Lisbon, akibat potensi kebakaran dan suhu ekstrem.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#gelombang panas eropa #operasi pemadam kebakaran #warga dievakuasi #kebakaran hutan Turki 2025 #kebakaran 2025 #kebakaran turki