Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ozzy Osbourne Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun, Konser Reuni Black Sabbath Jadi Penampilan Terakhirnya

Heri Sugiarto • Rabu, 23 Juli 2025 | 13:45 WIB

Vokalis Black Sabbath, Ozzy Osbourne, ikon heavy metal, meninggal dunia pada usia 76 tahun. (Foto: Dok. Instagram @ozzyosbourne)
Vokalis Black Sabbath, Ozzy Osbourne, ikon heavy metal, meninggal dunia pada usia 76 tahun. (Foto: Dok. Instagram @ozzyosbourne)
PADEK-JAWAPOS.COM-Dunia musik berduka atas wafatnya Ozzy Osbourne, vokalis legendaris grup heavy metal Black Sabbath, pada usia 76 tahun.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga Osbourne pada Selasa (22/7/2025) pagi waktu setempat.

“Dengan kesedihan yang tak bisa diungkapkan kata-kata, kami mengabarkan bahwa Ozzy Osbourne telah meninggal dunia pagi ini. Ia dikelilingi keluarganya dan cinta,” demikian pernyataan resmi keluarga, dilansir The Guardian.

Beberapa pekan sebelum kepergiannya, Osbourne sempat tampil dalam konser reuni Black Sabbath bertajuk Back to the Beginning di Villa Park, Birmingham—tempat bersejarah di mana band tersebut terbentuk pada 1968.

Dalam penampilan terakhirnya, Osbourne duduk di atas singgasana hitam besar dan menyapa ribuan penggemar dengan penuh haru.

“Senang sekali bisa kembali ke panggung ini,” ujar Osbourne kala itu.

Penampilan tersebut mempertemukan kembali empat pendiri Black Sabbath: Ozzy Osbourne, Tony Iommi, Terence “Geezer” Butler, dan Bill Ward, dalam formasi panggung terakhir mereka.

Ucapan belasungkawa mengalir dari para musisi dan tokoh dunia. Penyanyi rock asal Inggris Yungblud, Elton John, Metallica, Ronnie Wood, dan Robert Plant dari Led Zeppelin turut memberikan penghormatan. Begitu juga aktor Hollywood Jason Momoa.

Dave Mustaine, vokalis Megadeth, menulis dalam unggahan.media sosialnya, “Ozzy, aku akan merindukanmu. Terima kasih untuk semua yang telah kau lakukan bagi kami semua. Sampai jumpa di sisi lain.”

Sementara itu, band rock Amerika Aerosmith menyampaikan kesedihannya.

“Kami patah hati atas kepergian saudara kami dalam musik rock. Suara yang mengubah sejarah musik selamanya. Dari Black Sabbath hingga karya solonya, Ozzy mendefinisikan ulang makna heavy metal,” tulis Aerosmith.

Organisasi Parkinson’s UK dan Cure Parkinson’s turut memberi penghormatan atas keterbukaan Osbourne mengenai penyakit Parkinson yang dideritanya.

Mereka menyebut Osbourne berjasa dalam membuka percakapan publik tentang kondisi tersebut dan membantu menyinari upaya riset yang sedang berlangsung.

Pada 2020, Ozzy Osbourne mengungkapkan bahwa ia didiagnosis Parkinson’s. Ia berhenti tur pada 2023 setelah menjalani operasi tulang belakang secara ekstensif.

Seluruh hasil dari konser reuni Black Sabbath pada awal Juli 2025 disumbangkan kepada Cure Parkinson’s, Rumah Sakit Anak Birmingham, dan Acorns Children’s Hospice.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Parkinson disease #Back to the Beginning #Ozzy Osbourne meninggal dunia #musik heavy metal #aerosmith #black sabbath #Ozzy Osbourne