Menurut laporan PistoiaSport dan Sky Sports Italia, korban merupakan sopir kedua bus yang membawa suporter tim tamu pulang usai laga Serie A2 Basket di PalaSojourner, yang dimenangkan Pistoia atas tim tuan rumah.
Bus tersebut diserang sejumlah orang yang melempar batu dan benda keras lainnya ke arah kendaraan.
Salah satu batu menembus kaca depan bus dan mengenai korban yang duduk di sebelah pengemudi utama. Tim medis 118 Italia segera tiba di lokasi, tapi nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Polisi dan Carabinieri telah diterjunkan untuk melakukan penyelidikan dan memburu pelaku pelemparan. Bagian depan bus tampak rusak berat. Kaca depan pecah di sisi tempat duduk korban.
Sebagai respons, Federasi Bola Basket Italia (Federazione Italiana Pallacanestro/ FIP) menjadwalkan rapat darurat pada Senin (21/10) pukul 15.00 waktu setempat.
Pertandingan uji coba tim nasional yang sebelumnya dijadwalkan Rabu mendatang di Rieti kemungkinan besar akan mengalami perubahan lawan.
Klub Pistoia Basket menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. “Kami sampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Klub sangat terkejut dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang,” tulis pernyataan resmi Pistoia Basket.
Presiden Sebastiani Basket Rieti, Roberto Pietropaoli, juga menyesalkan insiden tersebut. “Kami terkejut dan berduka. Ini adalah perbuatan yang sama sekali tidak dapat diterima dan tidak ada kaitannya dengan olahraga,” ujarnya dalam pernyataan klub.
Otoritas Italia masih melakukan investigasi untuk mengidentifikasi para pelaku penyerangan yang menyebabkan kematian tragis sopir bus tersebut.(*)
Editor : Heri Sugiarto