Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UNP Matangkan Persiapan Dua Fakultas Hadapi Penilaian Zona Integritas

Adriyanto Syafril • Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM -- Universitas Negeri Padang (UNP) memperkuat kesiapan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) serta Fa­kul­tas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) dalam menghadapi Mo­nitoring dan Evaluasi (Mo­nev) Zona Integritas oleh Ke­men­terian Pendayagunaan Apa­ratur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) me­lalui kegiatan Pendampi­ngan Teknis Zona Integritas ya­ng menghadirkan tiga auditor dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di UNP Hotel and Convention, Kamis (9/7).

Pendampingan menghadirkan tiga narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yakni Riem Raini selaku Auditor Ahli Utama, Wibowo Supriharjono selaku Auditor Ahli Madya, dan Yon Efriansyah se­laku Auditor Ahli Pertama. Ke­tiganya memberikan pem­be­kalan menge­nai pemenuhan in­dikator pem­bangunan Zona In­tegritas, strategi menghadapi monitoring dan evaluasi KemenPAN-RB, serta berbagi prak­tik baik penerapan Zona Integritas di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan dibuka Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional UNP, Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si., yang mewakili Rektor UNP menegaskan bahwa pembangunan Zo­na Integritas menjadi salah satu indikator penting dalam Perjanjian Kinerja Universitas Negeri Padang dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada ta­hun 2026.

“Pada tahun 2026, salah satu target kinerja Universitas Negeri Padang adalah jumlah fakultas atau sekolah yang berhasil memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Bi­rokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dari enam fakultas yang diusulkan, dua fakultas yang menjadi target kinerja telah berhasil lolos pada tahap pertama,” ujarnya, dikutip dari laman resmi UNP.

Ia menjelaskan bahwa ke­dua fakultas tersebut adalah Fakultas Bahasa dan Seni serta Fakultas Pariwisata dan Perhotelan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim Zona Integritas yang telah mempersiapkan berbagai dokumen dan eviden selama lebih dari enam bulan.

“Kami sangat berharap kepada Ibu dan Bapak dari Inspektorat Jenderal untuk memberikan pembinaan sehingga dua fakultas yang kami usulkan dapat memperoleh predikat WBK maupun WBBM. Kami menyadari proses ini tidak mudah, namun dengan pendampingan yang diberikan, kami optimistis kedua fakultas mampu melewati tahapan eva­luasi dengan hasil terbaik,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fa­kultas Pariwisata dan Perhotelan, Prof. Dra. Asmar Yulastri, M.Pd., Ph.D., menyampaikan terima kasih kepada Tim Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek ya­ng telah bersedia memberikan pendampingan kepada tim Zo­na Integritas UNP.

Menurutnya, kegiatan ter­sebut menjadi momentum pen­ting untuk memperkuat pemahaman seluruh tim terhadap indikator penilaian se­kaligus me­nyusun strategi me­nghadapi evaluasi KemenPAN-RB.

“Kami berharap pendam­pingan ini dapat memperkuat pemahaman seluruh tim terkait indikator penilaian yang akan dilakukan Kementerian PAN-RB, sekaligus memberikan stra­tegi yang tepat dalam menghadapi proses evaluasi. Kami juga berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya untuk berdiskusi dan memperoleh masukan dari para narasumber,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sa­ma, Ketua Tim Reformasi Bi­rokrasi dan Zona Integritas UNP, Prof. Dr. Yasri, M.S., mengatakan bahwa Fakultas Bahasa dan Seni serta Fakultas Pariwisata dan Perhotelan telah berhasil lolos pada penilaian awal dan selanjutnya akan memasuki tahapan monitoring dan evaluasi oleh Kementerian PAN-RB.

“Dua fakultas telah lolos penilaian awal dan akan memasuki penilaian Kementerian PAN-RB. Atas kerja keras seluruh tim selama ini, kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang sebesar-besarnya. Semoga Fakultas Pariwisata dan Perhotelan serta Fakultas Bahasa dan Seni dapat memperoleh hasil terbaik pada tahapan evaluasi berikutnya,” ungkapnya. (rel)

Editor : Adriyanto Syafril
#Universitas Negeri Padang (UNP)