Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wagub Gerak Cepat, SPH Pinjamkan Ventilator ke RS Terbesar Sumbar

padek • Jumat, 14 Mei 2021 | 22:36 WIB
ilustrasi. (net)
ilustrasi. (net)
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr M Djamil Padang untuk sementara bisa *bernafas" setelah mendapatkan pinjaman ventilator dari Semen Padang Hospital (SPH).

Kepastian adanya bantuan sementara kebutuhan darurat untuk RS rujukan Covid-19 terbesar di Sumbar tersebut, didapat setelah koordinasi yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Audy Joinaldy. Bantuan ventilator dari Badan Nasional Penanggulangan Nasional (BNPB) tengah dalam proses pengajuan dari RSUP.

"Alhamdulillah. Berkat koordinasi dari Wagub (Audy Joinaldy, red) dengan Direktur SPH, RSUP M Djamil dapat pinjaman sebanyak dua ventilator," ungkap Direktur RSUP M Djamil Padang Dovy Djanas, di GWA Kawal Covid-19 Sumbar, Jumat (14/5/2021) malam.

Untuk itu, pihaknya segera mengurus secara administratif proses peminjamannya dengan SPH. "Besok, kita urus administrasi RSUP dengan SPH. Terima kasih banyak Pak Wagub," ungkap Dovy.

Gerak cepat koordinasi Wagub Audy Joinaldy juga diapresiasi penyintas Covid-19 yang juga Direktur Rumah Sakit Tamar Medical Centre Pariaman Kolonel CKM (Purn) dr Farhan Abdullah. "Terima kasih, Pak Wagub.  Kita lawan terus Covid-19 ini di Sumbar. Masih banyak yang peduli dengan situasi urgen ini. Mohon dukungannya," kata mantan Direktur SPH yang telah melakukan swab terhadap 6.000 orang ini.

Sebelumnya, Rustian dari Direktorat Logistik dan Peralatan BNPB juga telah merespons cepat dengan menyampaikan segera kekurangan ventilator tersebut kepada pihaknya dan Kementerian Kesehatan.

Saat Dovy menyampaikan dari 14 ventilator di RSUP untuk pasien Covid-19, sudah terpakai semua. "Silakan diusulkan ventilator jika ada penambahan ICU pakai ventilator ke BNPB. Segera pak, supaya tidak terlambat. WA ke saya saja suratnya, supaya tidak terlambat pak. Ada non-invasif," ujarnya.

Begitu juga ketika Direktur RS Universitas Andalas (Unand) .dr. Yevri Zulfiqar, Sp.B, Sp.U menyampaikan permintaan bantuan ventilator. "Pak Rustian, apakah RS unand bisa juga mengajukan permintaan ventilator pak? Kami sekarang memiliki ICU dengan dua ventilator dan selalu penuh. Kami mempunyai empat orang dokter anestesi. Terima kasih," ucap Yevri. Lalu, Rustian dengan cepat merespons. "Bisa, Pak," kata Rustian.


GWA Kawal Covid-19 Sumbar diisi member dari kalangan akademisi, praktisi kesehatan, gubernur, ketua DPRD, wakil gubernur, bupati dan wali kota serta perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pegiat kebencanaan, pimpinan rumah sakit dan media massa.(esg)

Editor : padek
#Dovy Djanas #rsup #Rustian #bnpb #SPH #wagub #Semen Padang Hospital #Audy Joinaldy