Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Nevi: KEK Kesehatan Sanur Bisa Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Kelas Dunia

Admin Padek • Sabtu, 27 Januari 2024 | 00:51 WIB
Photo
Photo

PADEK.JAWAPOS.COM-Anggota DPR RI Nevi Zuairina menyampaikan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur di Bali tengah menyongsong fase baru dalam perkembangan sektor kesehatan dan pariwisata Indonesia.


Proyek besar tersebut, kata Nevi, dipimpin oleh PT Pertamina Bina Medika-Indonesia Healthcare Corporation (IHC), Holding RS BUMN yang menggagas pembangunan Bali International Hospital (BIH), sebuah rumah sakit bertaraf internasional.

"KEK Kesehatan Sanur diharapkan menjadi tonggak baru dalam sektor kesehatan Indonesia, sekaligus sebagai magnet baru dalam industri pariwisata Bali dan Indonesia pada umumnya," ungkap Nevi.

Nevi menjelaskan, proyek ini penting dalam memajukan industri kesehatan Indonesia. Ia meminta agar kolaborasi strategis dengan Mayo Clinic, lembaga kesehatan ternama dari Amerika, menjadikan BIH sebagai titik fokus dalam pemberian pelayanan kesehatan berkualitas tinggi.

"Saya menekankan pentingnya proyek ini dalam memajukan industri kesehatan Indonesia. Kami di komisi VI mendorong agar Kementerian BUMN melalui IHC berkomitmen untuk menghadirkan standar layanan kesehatan kelas dunia di Indonesia, khususnya di Bali, yang merupakan destinasi pariwisata global," ujar Nevi.

Dijelaskannya, BIH direncanakan dirancang dengan teknologi medis tercanggih dan memiliki pusat keunggulan di berbagai bidang, termasuk Cardiology, Oncology, Neurology, Gastroenterology, dan Orthopedics. Fasilitas ini juga dilengkapi pusat Medical Check Up dan diagnostic center yang lengkap.

Selain pembangunan rumah sakit, KEK Kesehatan Sanur juga akan dikembangkan menjadi destinasi kesehatan dan pariwisata kelas dunia, dilengkapi dengan hotel, resort, ethnobotanical garden, dan convention center.

Nevi berharap, dengan pembangunan KEK Kesehatan Sanur, terjadi pergeseran tren kunjungan warga Indonesia untuk berobat ke luar negeri menjadi lebih memilih Bali. Ini tidak hanya akan menghemat devisa, namun juga meningkatkan daya tarik Bali sebagai destinasi turis dunia.

Nevi juga mengingarkan beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam pembangunan KEK Kesehatan Sanur, yakni sumber daya manusia yang berkualitas, baik tenaga medis maupun non-medis untuk mengoperasikan fasilitas ini.

Kemudian, pembangunan infrastruktur pendukung lainnya, seperti tempat peribadatan dan sistem pengamanan, terutama dari bencana alam seperti tsunami.

Selanjutnya, penyediaan listrik yang stabil, mengingat kebutuhan listrik di Bali yang selama ini bergantung pada suplai dari Pulau Jawa. "Promosi intensif oleh PT IHC untuk memperkenalkan RS BIH ke pasar internasional," tambahnya.(rel)

Editor : Admin Padek
#kesehatan #dpr ri #pariwisata #Mayo Clinic #KEK Kesehatan Sanur #Bali International Hospital (BIH) #nevi zuairina #kawasan ekonomi khusus #indonesia