Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Delphi 2M, AI dari Eropa yang Bisa Prediksi Risiko 1.000 Penyakit hingga 20 Tahun ke Depan

Hendra Efison • Selasa, 23 September 2025 | 21:13 WIB

AI Delphi 2M dari Eropa mampu prediksi risiko lebih dari 1.000 penyakit hingga 20 tahun berdasarkan data medis dan gaya hidup. (MDedge News/Pinterest)
AI Delphi 2M dari Eropa mampu prediksi risiko lebih dari 1.000 penyakit hingga 20 tahun berdasarkan data medis dan gaya hidup. (MDedge News/Pinterest)
PADEK.JAWAPOS.COM—Eropa memperkenalkan inovasi besar dalam dunia kesehatan dengan hadirnya Delphi 2M, kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan untuk memprediksi risiko lebih dari 1.000 penyakit hingga 20 tahun mendatang.

Prediksi tersebut dibuat berdasarkan catatan medis, riwayat penyakit, gaya hidup, dan data demografis pasien. Langkah ini dinilai sebagai lompatan penting dalam bidang kesehatan prediktif.

Tidak hanya berfokus pada satu penyakit, Delphi 2M menghadirkan proyeksi komprehensif yang dapat membantu dokter maupun individu agar lebih waspada sejak dini.

Teknologi ini bekerja dengan menganalisis berbagai informasi pasien, mulai dari kebiasaan hidup seperti merokok dan konsumsi alkohol hingga catatan medis lengkap.

Data tersebut diproses menggunakan model transformer generatif, arsitektur serupa ChatGPT namun khusus diarahkan pada analisis kesehatan.

Menurut laporan Scientific American, Delphi 2M dilatih menggunakan data dari UK Biobank yang mencakup 400.000 peserta. Validasi kemudian dilakukan melalui Danish National Patient Registry yang berisi hampir 1,9 juta pasien.

Hasil awal menunjukkan tingkat akurasi tinggi, terutama pada penyakit dengan pola perkembangan jelas seperti kanker, penyakit jantung, dan septicemia. Namun, prediksi untuk kondisi mental atau kehamilan masih belum sepenuhnya presisi.

Di tengah sorotan, Delphi 2M menghadirkan sejumlah keunggulan yang membedakannya dari pendekatan prediktif sebelumnya.

Sistem ini mampu memberikan prediksi jangka panjang hingga dua dekade, memungkinkan intervensi dini untuk pencegahan, sekaligus menjadi dasar kebijakan kesehatan publik dalam merancang distribusi sumber daya.

Selain itu, teknologi ini berpotensi menekan biaya perawatan kesehatan jangka panjang. Dengan deteksi risiko sejak awal, biaya perawatan penyakit kronis dapat diantisipasi melalui strategi gaya hidup sehat.

Prediksi yang bersifat personal juga mendorong individu lebih peduli pada pola makan, olahraga, serta kebiasaan sehari-hari.

Tidak hanya bagi individu, Delphi 2M juga membuka peluang transformasi sistem kesehatan menuju model preventif.

Baca Juga: Wali Kota Pariaman Ajukan Rp93 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur ke Kementerian PU

Jika berhasil diadopsi, dunia medis diperkirakan akan bergeser dari sistem berbasis penyembuhan menuju pencegahan jangka panjang.

Meski menjanjikan, sejumlah tantangan masih perlu diatasi. Mayoritas data penelitian berasal dari kelompok usia menengah dengan latar belakang tertentu, sehingga akurasi prediksi bisa berbeda saat diterapkan pada populasi yang lebih muda atau beragam etnis.

Persoalan privasi juga menjadi perhatian utama. Dengan melibatkan data medis pribadi, regulasi ketat sangat dibutuhkan agar informasi tidak disalahgunakan.

Tom’s Guide melaporkan bahwa para pakar menekankan pentingnya etika penggunaan data dan transparansi hasil prediksi.

Dari sisi implementasi, Delphi 2M belum siap digunakan secara klinis secara luas. Teknologi ini masih berada dalam tahap penelitian dan validasi, sehingga membutuhkan uji coba lebih lanjut di dunia nyata sebelum dapat diterapkan rutin di rumah sakit.

Kendati demikian, para peneliti tetap optimistis. Dengan kemampuan memprediksi penyakit jauh sebelum muncul gejala, teknologi ini diyakini akan menjadi bagian dari masa depan kesehatan global.

Seperti diberitakan The Guardian, Delphi 2M memiliki potensi besar untuk mengubah cara masyarakat memahami risiko medis sekaligus mendorong kesadaran terhadap pentingnya gaya hidup sehat sejak dini.(Rafiul Refdi/Mg7)

Editor : Hendra Efison
#Delphi 2M #AI dari Eropa #Bisa Prediksi Risiko 1000 Penyakit hingga 20 Tahun ke Depan