Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

RSUD Mohammad Natsir Resmikan Bank Sampah Digital “BangSamsir” Menuju Smart Green Hospital

Heri Sugiarto • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 18:27 WIB

RSUD Mohammad Natsir Solok resmi meluncurkan Bank Sampah Digital ‘BangSamsir’ pada 23 Oktober 2025 untuk mendukung Smart Green Hospital. (Foto: Humas)
RSUD Mohammad Natsir Solok resmi meluncurkan Bank Sampah Digital ‘BangSamsir’ pada 23 Oktober 2025 untuk mendukung Smart Green Hospital. (Foto: Humas)
PADEK.JAWAPOS.COM-RSUD Mohammad Natsir Solok resmi meluncurkan Bank Sampah Digital “BangSamsir” pada Kamis (23/10) di Aula Pusako lantai III, sebagai bagian dari program Smart Green Hospital.

Inovasi ini bertujuan mengintegrasikan pengelolaan sampah rumah sakit secara digital sekaligus edukatif.

Acara dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, Boy Martin, SH, M.Si, Kepala SDIT Iqra Rahmi Kalpika, S.Pt, M.Pd, Kepala Sekolah Alam Golden School Lidia, S.Pd, perangkat Kelurahan Simpang Rumbio, serta perwakilan Nagari dan BUMNag Kotobaru Kabupaten Solok. Seluruh jajaran manajemen RSUD Mohammad Natsir, mulai dari Direktur dr. Elvi Fitraneti, Sp.PD, Finasim, hingga civitas hospitalia, turut hadir.

Acara dimulai dengan lagu Indonesia Raya, Mars Sumbar, dan Mars RSUD Mohammad Natsir, dilanjutkan presentasi oleh Wakil Direktur Keuangan/Plt Wakil Direktur Umum dan SDM, Dr. Aprizal Malik, SE, MM, M.Si, sebagai Project Leader BangSamsir.

Photo
Photo

Ia menjelaskan mekanisme kerja aplikasi yang memudahkan pencatatan, penukaran, dan distribusi sampah bernilai ekonomi di lingkungan rumah sakit.

Boy Martin mengapresiasi langkah RSUD Mohammad Natsir yang sejalan dengan kebijakan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dan lembaga publik dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi.

Selain digitalisasi, RSUD Mohammad Natsir melakukan hilirisasi sampah menjadi produk bernilai guna. Limbah organik diolah menjadi biogas melalui biodigester dan pakan alami melalui Rumah Maggot, yang digunakan untuk kolam ternak lele dan unggas di area rumah sakit.

Program ini sekaligus menjadi wahana edukasi lingkungan bagi pegawai dan masyarakat.

RSUD Mohammad Natsir juga menjalin kerjasama edukatif dengan SDIT Iqra dan Sekolah Alam Golden School. Program ini mencakup edukasi lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah sejak usia dini, serta kunjungan ke fasilitas pengolahan sampah rumah sakit.

Puncak acara ditandai dengan pembunyian sirine oleh Direktur RSUD Mohammad Natsir, dr. Elvi Fitraneti, Sp.PD, Finasim, disertai penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh peserta.

Program BangSamsir merupakan bagian dari Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II LAN RI yang digagas Dr. Aprizal Malik. Dengan kolaborasi digitalisasi, hilirisasi produk, dan edukasi, RSUD Mohammad Natsir menegaskan posisinya sebagai pelopor smart green hospital di Sumatera Barat.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Smart Green Hospital #Bank Sampah Digital #RSUD Mohammad Natsir #biogas #edukasi lingkungan #BangSamsir #sampah rumah sakit