Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Menkes Budi Targetkan Layanan Laparoskopi Tersedia di Seluruh Kabupaten/Kota, RSUP M. Djamil Jadi Pengampu Nasional

Hendra Efison • Jumat, 28 November 2025 | 17:20 WIB

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin targetkan layanan laparoskopi tersedia di seluruh kabupaten/kota, RSUP M Djamil jadi pengampu nasional pengembangan bedah minimal invasif.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin targetkan layanan laparoskopi tersedia di seluruh kabupaten/kota, RSUP M Djamil jadi pengampu nasional pengembangan bedah minimal invasif.
PADEK.JAWAPOS.COM—Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan target pemerintah agar layanan bedah laparoskopi dapat tersedia di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Hal ini disampaikannya dalam Workshop Endoscopy sekaligus peresmian Endo-Laparoscopy Education and Training Center di RSUP Dr M Djamil Padang, Jumat (28/11/2025).

Budi menjelaskan bahwa teknik bedah minimal invasif melalui laparoskopi memiliki tiga keunggulan utama, yakni risiko infeksi yang lebih rendah, masa perawatan lebih singkat, dan biaya layanan yang lebih efisien.

Dalam upaya percepatan pemerataan layanan, Menkes menugaskan RSUP Dr M Djamil beserta para dokter seniornya untuk menjadi rumah sakit pengampu bagi 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Fokus pengembangan layanan mencakup tindakan bedah kantung empedu, usus buntu, hernia, serta kasus-kasus kebidanan dan kandungan.

Pada kesempatan tersebut, Budi juga menyoroti masih tingginya harga alat kesehatan di e-katalog.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong pengadaan yang transparan dan bebas dari praktik mark-up.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dovy Djanas, menyampaikan bahwa rumah sakit tersebut tengah bertransformasi menuju standar layanan kesehatan berlevel Asia dengan dukungan teknologi modern serta sumber daya manusia yang kompeten.

Menurut Dovy, RSUP Dr M Djamil telah menjadi pusat transplantasi ginjal untuk wilayah Indonesia bagian barat serta mengembangkan sejumlah program fellowship.

Selain itu, rumah sakit ini telah meluncurkan inovasi tes molekuler cepat yang mampu mendeteksi infeksi dalam waktu kurang dari 24 jam.

Ia menambahkan, keberadaan Endo-Laparoscopy Education and Training Center menjadi tonggak penting dalam penguatan Center of Excellence sekaligus mempersiapkan tenaga medis menghadapi era bedah modern yang lebih aman, cepat, dan efisien.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyatakan bahwa kehadiran pusat pelatihan ini merupakan langkah besar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sumatera Barat, khususnya untuk tindakan bedah minimal invasif.

Mahyeldi menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap kebijakan Kementerian Kesehatan dalam memperkuat ketersediaan dokter spesialis sesuai amanat UU Kesehatan 2023.

Saat ini, Sumatera Barat memiliki delapan dokter bedah digestif, lima di antaranya bertugas di RSUP Dr. M. Djamil Padang.(*)

Editor : Hendra Efison
#Menkes Budi Gunadi Sadikin #RSUP Dr M Djamil #bedah minimal invasive #layanan laparoskopi