PADEK.JAWAPOS.COM – Departemen Keperawatan Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar prosesi pengucapan janji dan pemasangan uniform bagi 58 mahasiswa Pendidikan Profesi Ners angkatan pertama di Aula FMIPA UNP, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini menandai dimulainya Kepaniteraan Pendidikan Profesi Ners angkatan 2023.
Prosesi tersebut mengusung tema “Bersama Melangkah dengan Dedikasi, Belajar dengan Integritas, Melayani dengan Sepenuh Hati, dan Tumbuh Menjadi Tenaga Kesehatan Profesional yang Memberi Makna bagi Setiap Kehidupan.”
Acara dihadiri Dekan FPK, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Wakil Dekan Bidang Keuangan, Sumber Daya, Kerja Sama dan Umum, Kepala Departemen Keperawatan, Ketua Program Studi, dosen Departemen Keperawatan, serta Kepala Kantor Keprotokoleran UNP.
Ketua Program Studi Profesi Ners, Ns. Miswarti, M.Kep., Sp.Kep.J., mengatakan Program Studi Profesi Ners UNP telah memperoleh akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).
"Capaian tersebut merupakan hasil sinergi pimpinan universitas, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, organisasi profesi, rumah sakit jejaring, serta berbagai mitra yang mendukung pengembangan program studi," jelasnya.
Miswarti menegaskan, pengucapan janji dan pemasangan uniform bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi tonggak awal perjalanan mahasiswa menuju profesi perawat profesional.
Ia menambahkan bahwa seluruh ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah akan diterapkan secara langsung melalui praktik klinik di rumah sakit maupun pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Kepaniteraan menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengambil keputusan klinis, bekerja secara multidisiplin, berkolaborasi dengan profesi kesehatan lain, serta memberikan pelayanan yang berpusat pada pasien.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengucapan janji Pendidikan Profesi Ners UNP dan penandatanganan naskah janji oleh Dekan FPK bersama perwakilan mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Inovasi, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si., menyebut momen tersebut sebagai hari bersejarah karena menjadi awal perjalanan angkatan pertama Pendidikan Profesi Ners UNP memasuki dunia praktik.
Menurutnya, uniform yang dikenakan mahasiswa bukan hanya menjadi identitas profesi, tetapi juga simbol kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan memberikan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan kesabaran dan profesionalisme.
Ia berharap janji profesi yang telah diucapkan tidak berhenti sebagai seremonial, melainkan menjadi pedoman moral dalam menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan.
Selain itu, ia mendorong para mahasiswa agar mampu mengukir prestasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Bendahara DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ns. Netrida, M.Kep., Sp.Kj., yang mewakili Ketua DPW PPNI, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah memasuki tahapan profesi.
Ia berpesan agar mahasiswa mampu memberikan kontribusi positif selama praktik lapangan, menghargai sesama tenaga kesehatan, serta membangun kolaborasi dengan berbagai profesi seperti dokter, psikolog, dan farmasis demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.
Kegiatan pengucapan janji dan pemasangan uniform ini juga menjadi bagian dari komitmen UNP dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Kontribusi tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan untuk mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), penguatan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui program studi berakreditasi Unggul, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kerja sama dengan rumah sakit jejaring, organisasi profesi, dan berbagai mitra pendidikan.(*)
Editor : Heri Sugiarto